Suara.com - Vice President of Sinovac Biotech Ltd, Mr. Weining Meng mengatakan booster atau dosis ketiga menggunakan Sinovac ampuh melawan Omicron.
Hal ini ia katakan berdasarkan beberapa evaluasi yang dilakukan terkait keampuhan vaksin Sinovac terhadap varian baru virus corona penyebab sakit Covid-19 tersebut.
Salah satu penelitian itu dipublikasi dalam jurnal ilmiah Nature pada 28 Januari 2022 lai.
Penelitian hasil kerjasama beberapa Ilmuwan Tiongkok tersebut mengevaluasi tingkat antibodi seseorang terhadap Omicron setelah ia mendapat dua hingga tiba dosis vaksin Sinovac.
"Ketika hanya mendapatkan dua dosis saja, antibodinya sangat tinggi, dan bisa melawan Omicron," ungkap Mr. Weining, dalam acara diskusi Selasa (8/2/2022).
Selanjutnya kata Weining, dalam penelitian juga mencatat bagaimana dosis ketiga atau booster membuat ketahanan antibodi makin meningkat bahkan mencapai 95 persen.
"Ini menunjukan kondisi saat ini, bahwasanya dosis booster Coronavac (Sinovac) masih cukup atau memadai untuk diberikan kepada populasi, untuk meningkatkan perlindungan terhadap Omicron," jelas Weining.
Dalam penelitian itu juga menyebutkan, setelah dosis booster diberikan, hasilnya bisa meningkatkan kadar sel T, yakni sel yang bisa meracik atau memformulasikan antibodi yang tepat untuk melawan virus.
"Vaksin booster bisa membangkitkan sel T, untuk merespon Omicron. Walaupun Omicron ini mutasi baru dari virus covid-19," terangnya.
Baca Juga: Gelombang Ketiga Pandemi, RSD Wisma Atlet Terisi 63 Persen Pasien Covid-19
"Setelah 3 dosis dilakukan, respon sel T ternyata tetap di tingkat yang sama, pada respon sel T terhadap varian asli atau sebelumnya," tutup Weining.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya