Suara.com - Baru-baru ini Yuni Shara mengaku sempat terinfeksi virus corona Covid-19. Yuni Shara mengaku mengalami gejala flu dan demam.
Pada hari keempat setelah terinfeksi virus corona Covid-19, suara Yuni Shara masih terdengar sengau.
"Hari keempat udah mendingan, tapi ini suara masih bindeng-bindeng, semalem juga pusing banget ini saya kerokin sendiri leher, nggak tahu campur masuk angin apa gimana, sampai ungu dikerokin," ujar Yuni Shara.
Yuni Shara mengaku mendapatkan banyak informasi mengenai cara menangani infeksi virus corona agar lekas pulih. Salah satunya, Yuni Shara mengaku rutin berkumur air garam.
"Ini aku kumur air garam secara berkala," ujarnya.
Rumor mengenai kumur pakai air garam untuk mengatasi virus corona Covid-19 ini memang sudah beredar sejak awal pandemi.
Studi ELVIS COVID-19 didasarkan pada uji coba menemukan bahwa orang yang rutin berkumpur dan membersihkan hidung mereka dengan larutan air garam melaporkan lebih sedikit batuk dan lebih sedikit hidung tersumbat.
Berkumur air garam juga mengurangi durasi pilek mereka hampir dua hari. Menurut peneliti di University of Edinburg, larutan air garam bisa bekerja dengan meningkatkan pertahanan antivirus sel yang muncul ketika flu.
Studi ini dilansir dari laman The University of Edinburgh, melibatkan orang dewasa di Inggris dengan gejala virus corona Covid-19.
Baca Juga: Menyusui dan Vaksinasi Covid-19 pada Busui Akan Melindungi Bayi dari Infeksi Virus Corona
Mereka diminta untuk mengisolasi diri di rumah dan ada pula yang diminta berkumpur air garam secara rutin.
Jadi, responden dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok yang kumur air garam selama isolasi diri dan kelompok yang menangani flu seperti biasanya selama isolasi.
Semua peserta mencatat perkembangan gejalanya dalam buku harian selama 2 minggu.
Hasilnya, mereka yang melakukan irigasi hidung dan berkumur air garam mengalami pilek yang lebih sebentar, kecil kemungkinannya menularkan virus ke orang lain dan sembuh dari virus tanpa obat-obatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional