Suara.com - Seorang influencer penurun berat badan bernama Lexi Reed (31) asal Indiana, Amerika Serikat, dirawat di rumah sakit akibat kegagalan organ.
Lexi selama ini terkenal karena rajin mendokumentasikan setiap proses penurunan berat badannya. Melalui Instagram, ia mengatakan tujuannya adalah turun 141,5 kilogram.
Dalam unggahan Instagram Kamis (10/2/2022), suaminya, Danny, menulis bahwa Lexi dirawat di ICU, dan mengalami koma yang diinduksi secara medis.
Lexi juga mendapat bantuan ventilator untuk membantunya bernapas, lapor Insider.
Menurut Danny, masalah kesehatan Reed dimulai tiga minggu lalu ketika istrinya terus-menerus sakit dan tidak bisa makan apa pun.
Danny pun membawanya ke rumah sakit ketika Lexi mulai bertingkah 'aneh'.
Setelah Lexi sadar, sang pembisnis itu harus menjalani dialisis, atau cuci darah, akibat kegagalan organ. Bahkan, ia tidak dapat berjalan.
Dokter mengatakan apabila Danny tidak segera membawa istrinya ke rumah sakit, bisa saja nyawanya tidak selamat.
"Sekarang pemulihannya menjadi prioritas utama kami," tulis Danny.
Baca Juga: Kenalan dengan Rozy, Si Virtual Influencer Cantik Asal Korea Selatan
Lexi mulai mendapat popularitas pada 2016 lalu ketika dia mulai mendokumentasikan perjalanan penurunan berat badannya, yang juga dilakukan oleh Danny.
Dalam dua tahun, Lexi berhasil menurunkan 141,5 kilogram dan Danny 43 kilogram. Pada 2018, ia mengaku prosesnya sebagai bagian dari tantangan untuk mengurangi soda, alkohol, cheating makan, dan makan di restoran.
Setelah berat badannya turun drastis, Lexi menjalani operasi untuk mengangkat tiga kilogram kulitnya yang kendur dari perut.
"Aku kehilangan 141,5 kilogram dalam dua tahun, dan meski mendapatkan sedikit berat badan lagi, aku tetap senang setelah aku takut tidak akan mencapai usia 30 tahun, dan aku tidak akan pernah kembali ke kondisiku yang dahulu," tulis Lexi pada saat itu, setelah pola hidupnya berhasil.
Sayangnya, dalam unggahan terbaru, Danny tidak menjelaskan penyebab pasti Lexi mengalami kerusakan organ.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem