Suara.com - Batuk terus-menerus, kehilangan indra perasa dan penciuman serta demam tinggi merupakan gejala umum virus corona Covid-19. Tapi, varian Omicron bisa menyebabkan gejala yang berbeda.
Gejala varian Omicron lebih menyerupai gejala pilek, yakni flu, sakit tenggorokan, dan kelelahan.
Kini, varian Omicron pun merupakan varian virus corona Covid-19 yang paling dominan. Namun, varian Omicron ini tergolong lebih ringan dibandingkan varian virus corona lainnya.
Vaksin Covid-19 yang tersedia sekarang pun mampu melindungi diri dari varian Omicron. Bahkan, para ahli pun berulang kali mengingatkan pentingnya vaksinasi.
Dr Charu Dutt Arora, dari Rumah Sakit Asian Institute of Medical Sciences di Faridabad, India, menjelaskan virus itu bisa mengaktifkan reseptor rasa sakit di tubuh.
Infeksi virus corona Covid-19 ini merangsang pelepasan hormon yang disebut sitokin, yang menyebabkan peradangan.
“Sitokin mengarah pada pembentukan prostaglandin yang dikenal sebagai E2, yang mengaktifkan semua reseptor rasa sakit di tubuh," kata Dr Arora dikutip dari The Sun.
Hal ini seperti jalur sinyal dari sitokin ke prostaglandin E2 yang mengaktifkan jalur nyeri. Hal itulah yang menyebabkan ada 3 bagian tubuh yang terasa sakit ketika Anda terinfeksi varian Omicron.
Selain gejala yang menyerupai pilek, berikut ini rasa sakit di 3 bagian tubuh yang perlu diwaspadai sebagai gejala varian Omicron.
1. Sakit punggung bawah
Nyeri punggung bawah ditandai sebagai ciri varian Omicron pada Desember 2021. Tapi, penelitian membutuhkan beberapa waktu untuk mengonfirmasi hal tersebut.
Kini, studi gejala Covid-19 ZOE mencantumkan nyeri punggung bawah sebagai salah satu dari 20 gejala virus teratas saat ini.
2. Sakit kepala
Studi ZOE juga menemukan bahwa sakit kepala sangat umum bagi mereka yang terinfeksi virus corona Covid-19, yang mempengaruhi sekitar 67 persen dari mereka yang terinfeksi.
Jika Anda mengalami sakit kepala saja, itu mungkin bisa disebabkan oleh banyak hal. Tapi, sakit kepala yang disertai kelelahan, bersin dan lainnya bisa jadi gejala virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik