Suara.com - Banyak orang mungkin sedang berjuang mengatasi insomnia. Kita tahu bahwa efek samping insomnia yan paling jelas adalah kelelahan konstan.
Tapi, efek samping dari insomnia itu tidak hanya kelelahan. Ada sejumlah perilaku lain yang bisa terjadi akibat kurang tidur.
Berikut ini dilansir dari Express, 5 efek samping insomnia yang seharusnya dipahami.
1. Tubuh tidak sehat
Infeksi virus corona dan flu biasa akan membuat kebanyakan orang merasa lelah. Tapi, hal ini akan semakin buruk bila Anda kurang tidur.
Penderita insomnia berisiko mengalami kekurangan tidur jangka panjang, karena ketidakmampuan mereka untuk tidur. Sehingga, hal ini bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi zat penangkal infeksi dalam sistem kekebalan tubuh.
Menurut situs medis terakreditasi Healthline, kurang tidur mengurangi produksi antibodi dan sitokin yang digunakan untuk melawan bakteri dan virus.
Anda tidak hanya akan lebih rentan terkena kondisi umum ini, tetapi Anda juga bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih darinya.
2. Dorongan seks lebih rendah
Baca Juga: Diminta Cepat Menikah Oleh Kedua Orang Tuanya, Ayu Ting Ting Akui Masih Trauma Takut Gagal Lagi
Meskipun kelelahan adalah alasan paling umum seseorang melewatkan hubungan seks di malam hari. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa 14 persen wanita lebih mungkin menunjukkan minat untuk berhubungan seks bila memiliki waktu ekstra untuk tidur.
Pada pria yang kurang tidur tiap malam pun bisa memiliki kadar testosteron yang rendah, sehingga sering tidak minat berhubungan seks.
3. Sistem saraf menjadi lebih lambat
Efek samping internal dari insomnia mungkin tidak terlihat oleh mata, tetapi mereka memainkan peran besar dalam fungsi otak dan tubuh Anda sehari-hari.
Tidur sangat penting untuk mendukung fungsi normal sistem saraf, tetapi insomnia kronis dapat mengganggu cara tubuh mengirim dan memproses informasi.
“Kurang tidur membuat otak Anda lelah, sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi