Suara.com - Para peneliti menunjukkan dalam laporan terbaru di jurnal Nature Medicine, orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 lebih berisiko menderita penyakit kardiovaskular 30 hari setelah terinfeksi virus.
Laporan tersebut menemukan bahwa orang-orang dengan virus corona Covid-19 berpotensi mengembangkan 20 penyakit jantung dan pembuluh darah yang berbeda, termasuk gagal jantung, perikarditis, miokarditis, stroke, gangguan serebrovaskular, dan disritmia.
Bahkan, orang yang tidak dirawat id rumah sakit dengan virus corona Covid-19 pun mengembangkan lebih banyak penyakit kardiovaskular daripada mereka yang tidak pernah terinfeksi.
"Ada 20 gangguan jantung yang terdiagnosis pada pasien yang menderita long Covid-19, yang paling umum adalah kelelahan dan sesak napas," kata Dr. Evelina Grayver, MD, Direktur program kesehatan jantung wanita di Northwell Health di NY dikutip dari Fox News.
Dr. Evelina Grayver mengatakan aritmia baru atau irama jantung abnormal yang dialami orang dapat menjadi cacat luar biasa bagi banyak pasien.
Para peneliti menganalisis catatan kesehatan lebih dari 11 juta veteran AS. Mereka menemukan veteran yang terinfeksi virus corona setahun sebelumnya berisiko menderita 20 masalah jantung dan pembuluh darah berbeda secara signifikan.
"Sehubungan dengan Long Covid-19 dan gejala kardio, ada banyak hal mulai dari sesak napas yang signifikan, palpitasi hingga ketidakmampuan untuk menyelesaikan latihan," kata Grayver.
Grayver mengatakan bahwa banyak pasien yang menderita efek kardiovaskular dari virus corona yang lama, seperti miokarditis.
Bahkan, mereka juga takut untuk olahraga. Padahal olahraga berperan penting dalam pemulihan, termasuk dirinya sendiri setelah tertular virus corona.
Baca Juga: Hati-Hati Gula Tambahan pada Makanan dan Minuman, Bisa Memicu Penyakit Jantung!
"Orang dengan riwayat miokarditis dan rasa takut berolahraga harus mengambil bagian dalam program rehabilitasi jantung," kata Grayver.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!