Suara.com - Seorang anak laki-laki usia 8 tahun meninggal dunia setelah 3 hari dinyatakan positif virus corona Covid-19. Keluarga anak laki-laki bernama Jasper Cook pun mengaku cukup terkejut dengan kematiannya, karena tidak ada tanda-tanda peringatan bahwa ia sakit parah akibat virus corona Covid-19.
Sebelumnya, ia mulai mengeluh tidak enak badan setelah pulang dari sekolah dan sebelum kondisinya memburuk dalam waktu singkat. Kemudian, Jasper pun dinyatakan positif virus corona Covid-19 pada hari berikutnya.
Ibunya, Kim mengatakan Jasper terlihat hanya sedikit sakit selama beberapa hari. Tetapi, Jasper mulai mengalami mengalami kesulitan bernapas sekitar hari ke-3
Orangtuanya pun panik dan ketakutan, sehingga segera membawanya ke rumah. Naasnya, Jasper lebih dulu meninggal dunia meskipun tim medis di Bradford Royal Infirmary sudah mengupayakan yang terbaik.
Menurut Kim, kematian anaknya akibat virus corona Covid-19 ini sangat mendadak dan tanpa tanda-tanda peringatan.
"Tidak ada tanda-tanda berbahaya yang akan terjadi. Jadi, kejadian ini membuat kita tercengang," kata Kim dikutip dari The Sun.
Kini, keluarga Jasper hanya bisa berusaha menerimanya sembari menunggu hasil laporan koroner Jasper dengan harapan bisa menemukan penyebab kematiannya.
Sebelum ini, banyak studi telah menunjukkan anak-anak lebih berisiko rendah mengalami infeksi virus corona Covid-19 serius.
Hanya sejumlah kecil anak-anak yang mungkin mengembangkan penyakit parah ketika terinfeksi. Diperkirakan juga lebih dari 85 persen anak berusia 5 hingga 11 tahun sudah terinfeksi virus corona, sehingga mereka memiliki kekebalannya.
Baca Juga: Massa Rusak Rumah Pelaku Mutilasi Bocah SD di Lampung Timur, Polisi Lepaskan Tembakan ke Udara
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi