Suara.com - Penulis 'Lupus' Hilman Hariwijaya meninggal dunia hari ini, Rabu (9/3/2022). Ia meninggal di usia 58 tahun. Kabar duka itu diungkapkan oleh mantan Nessa Sadin melalui lewat Instagram pribadinya.
"Innalillahi wainnaillahi rojiun. Telah berpulang Hilman Hariwijaya, pukul 08.02 WIB. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk almarhum," kata Nessa dikutip ANTARA, Rabu (9/3/2022).
Hilman juga sempat mengunggah foto dirinya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit pada akhir tahun 2021 di media sosialnya. Belakangan diketahui bahwa penulis skenario sinetron Ikatan Cinta itu belum lama didiagnosis penyakit liver.
Penyakit liver adalah istilah umum yang mengacu pada kondisi apa pun yang memengaruhi hati. Kondisi ini dapat berkembang karena alasan yang berbeda, tetapi semuanya dapat merusak liver dan memengaruhi fungsinya.
Gejala penyakit liver bervariasi, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Mungkin juga seseorang memiliki penyakit hati dan tidak memiliki gejala sama sekali.
Namun, Hepatitis NSW mengatakan bahwa beberapa gejala umum dapat mengindikasikan beberapa jenis kerusakan hati yang parah. Ini termasuk:
- kulit dan mata kekuningan, yang dikenal sebagai penyakit kuning
- tinja pucat, berdarah, atau hitam
- perut membesar karena asites, yang mungkin membuat tidak nyaman untuk berbaring atau makan
- ensefalopati, masalah otak yang mengakibatkan perubahan nyata dalam suasana hati, tidur, dan kognisi
Hal-hal tertentu dapat membuat Anda lebih mungkin mengembangkan penyakit hati tertentu. Salah satu faktor risiko yang paling terkenal adalah minuman keras, yang didefinisikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sebagai lebih dari 8 minuman beralkohol per minggu untuk wanita dan lebih dari 15 minuman per minggu untuk pria.
Faktor risiko lainnya termasuk:
- berbagi jarum
- mendapatkan tato atau tindik badan dengan jarum yang tidak steril
- memiliki pekerjaan di mana Anda terkena darah dan cairan tubuh lainnya
- berhubungan seks tanpa menggunakan perlindungan terhadap infeksi menular seksual
- hidup dengan diabetes atau kolesterol tinggi
- memiliki riwayat keluarga penyakit hati
- hidup dengan berat badan ekstra
- terpapar racun atau pestisida
- mengonsumsi suplemen atau herbal tertentu, terutama dalam jumlah besar
- mencampur obat-obatan tertentu dengan alkohol
- mengambil lebih dari dosis obat tertentu yang direkomendasikan
Baca Juga: Kabar Duka! Penulis Novel Lupus Hilman Hariwijaya Meninggal Dunia, Mona Ratuliu: Hampa Hati Gue
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!