Suara.com - Seorang kurir pengantar paket yang terekam CCTV rumah warga telah menjadi viral. Bagaimana tidak, kurir ini telah melakukan hal yang menuai pujian.
Momen itu menjadi viral dan masuk dalam konten FYP TikTok usai diunggah oleh akun @/sobatapaadanya, Selasa (8/3/2022).
"Terima kasih orang-orang baik," tulis pengunggah video dalam keterangan unggahannya dikutip Suara.com, Rabu (9/3/2022).
Dalam rekaman CCTV itu, awalnya pagar rumah berwarna putih itu terbuka lebar. Sementara itu, jalanan depan rumah warga itu juga tampak sangat sepi tidak ada warga yang berlalu-lalang.
Tidak lama kemudian, ada seorang kurir yang menaiki motornya melewati jalanan depan rumah tersebut.
Ia terus melihat ke arah rumah yang pagarnya terbuka lebar ini. Dalam rekaman CCTV, rumah itu juga terlihat sepi
Kurir ini langsung berhenti dan memarkirkan motornya sejenak di depan pagar yang terbuka lebar itu.
"Jadi kebetulan ada kurir antar paket. Si bapak kurir baik banget bantuin kunci pintunya," tulisnya dalam keterangan video.
Ia langsung turun dari motor dan inisiatif menutup pagar yang terbuka lebar tersebut.
Usai menutup pagar, kurir ini juga berbaik hati membantu untuk mengunci pagar. Ia langsung pergi melajukan motornya saat memastikan pagar terkunci.
Rupa-rupanya, pagar tersebut terbuka lebar karena dibuka oleh anjing peliharaan pemilik rumah.
Sontak, momen tersebut lantas menuai beragam tanggapan warganet.
"Ternyata masih banyak orang baik hati," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Orang baik akan bertemu orang baik," ujar salah satu warganet.
"Pasti yang punya rumah orang baik. Orang baik pasti akan dikelilingi dengan orang baik juga," komentar warganet.
"Baru aja scroll kurir nganter makan ngambil paket, tiba-tiba muncuk pak kurir baik hati," celetuk warganet.
"Rumahku juga tetangga baik-baik banget, kalo keluar jarang nutup pintu tapi tetangga suka nutupin, makanan suka berbagi, suka buat acara," tulis warganet yang punya pengalaman serupa.
Video yang mungkin Anda lewatkan
Berita Terkait
-
Mood Abis! Bapak-bapak Penjual Minuman Joget Pas Demo, 'Intel Pencair Suasana'
-
Viral Emak-emak Berkerudung Curi Beras Terekam CCTV, Netizen Beri Sindiran Menohok: Bisa Ketelen Bu Makan Beras Curian?
-
Tak Mau Rugi Bandar, Mitsubishi Xpander Ini Dijarah dan Dirusak Isinya sebelum Ditarik Pihak Leasing
-
Tampil Beda! Viral Pengamen Unik Pakai Egrang Setinggi Gedung 2 Lantai, Warganet Pusing Gimana Kasih Uangnya
-
Sejoli Cekcok di Pinggir Jalan sampai Banting HP, Cowok Langsung Gas Motor Tinggalkan Ceweknya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat