Suara.com - Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Dr. Rochelle Walensky mengatakan dirinya sedang antisipasi virus corona Covid-19 akan menjadi penyakit musiman.
Menurut Dr. Rochelle, virus corona Covid-19 ini berpotensi akan menjadi virus musiman yang perlu diantisipasi sejak sekarang.
Dr. Rochelle juga mengatakan semua orang harus mengantisipasi perlunya memakai masker guna melindungi diri dari virus corona Covid-19 dan berharap itu tidak selalu diperlukan lagi.
CDC sempat membuat keputusan melonggarkan aturan pembatasan masker untuk sebagian besar penduduk AS pada akhir bulan lalu.
"Kami ingin lebih waspada selama beberapa musim. Misalnya, selama musim pernapasan dan kasus virus corona meningkat, kami mungkin perlu memakai masker wajah kembali guna melindungi diri dari virus corona dan penyakit pernapasan lainnya," kata Dr. Rochelle dikutip dari Fox News.
Menurut data dari Universitas Johns Hopkins, AS melaporkan 67.516 kasus virus corona Covid-19 baru dan 1.686 kematian baru.
Angka kasus itu tergolong lebih rendah di tengah lonjakan varian Omicron di bulan Januari 2022. Meskipun, data CDC menunjukkan varian Omicron itu masih menyumbang sekitar 99,9 persen dari kasus virus corona baru.
Dr Rochelle mengatakan masih belum jelas orang-orang akan membutuhkan suntikan booster vaksin Covid-19 tambahan lagi atau tidak pada tahun depan.
Sebuah kelompok ahli yang dibentuk oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa mereka sangat mendukung akses suntikan booster vaksin Covid-19.
Baca Juga: Temuan Baru, Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Penyusutan Otak 3 Kali Lebih Cepat!
Dalam sebuah pernyataan, organisasi itu mengatakan kelompoknya menyimpulkan bahwa imunisasi dengan vaksin Covid-19 bisa memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap infeksi parah dan kematian.
Tahun lalu, direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan moratorium dosis booster vaksin Covid-19.
Saat ini, WHO mengatakan terus memantau penyebaran varian Omicron dan munculnya varian baru virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal