Suara.com - Pembengkakan di sekitar mata dan kaki, anemia dan sesekali sakit kepala hingga muntah, bisa menjadi sinyal peringatan dini penyakit ginjal kronis.
Penyakit ginjal kronis merupakan kondisi jangka panjang di mana ginjal tidak bekerja sebagaimana mestinya, menurut laman layanan kesehatan Inggris NHS.
"Penyakit ginjal kronis sulit dideteksi pada tahap awal karena gejalanya terselubung. Hampir 60% pasien datang pada stadium akhir penyakit," jelas kepala departemen nefrologi, Vishvajeet Singh.
Ia melanjutkan bahwa pada saat itu dialisis atau transplantasi organ adalah satu-satunya pilihan yang tersisa.
Singh memperingatkan bahwa jika seseorang mengalami pembengkakan di anggota badan, terutama di mata dan kaki, maka harus memeriksakan diri ke nefrologis terlebih jika menderita hipertensi atau diabetes,
"Jika pasien terdiagnosis pada stadium awal, maka dapat dikontrol dengan obat-obatan," sambungnya, dilansir Times of India.
Sementara itu, gejala stadium lanjut dari penyakit ginjal kronis bisa berupa kelelahan, sesak napas, dan darah di urin.
Orang-orang dapat menghindari penyakit ginjal kronis dengan menjalani pola makan sehat, manajemen stres, dan olahraga teratur.
Kepala pengawas medis, SN Shankhwar, menginformasi bahwa hemoglobin rendah atau anemia berat bisa jadi karena ginjal tidak cukup memproduksi hormon eritropoietin.
Baca Juga: 4 Penyebab Pembengkakan Kaki dan Pergelangan Kaki, Salah Satunya Neuropati Diabetik
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia