Suara.com - Sulam bibir merupakan salah satu cara untuk memerahkan bibir dan saat sedang digandrungi banyak wanita dalam beberapa waktu ini. Bahkan, video-video di TikTok menjadi viral dengan jutaan penonton.
Prosedur ini berbeda dengan tato, karena sulam bibir tidak permanen seperti tato. Ini dilakukan dengan menyuntikkan pewarna ke epidermis (lapisan atas kulit).
Sebelum memulai, bibir pasien akan memberi anestesi selama 15 sampai 20 menit. Lalu, bibir akan dioles krim mati rasa selama prosedur sulam bibir dilakukan, biasanya sekitar dua jam.
Hasilnya membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam minggu agar bibir terlihat lebih merah muda terang, dan enam hingga 8 minggu untuk bibir berpigmen lebih gelap.
Dalam beberapa minggu itu, kulit akan mengelupas, berkeropeng, dan membengkak karena regenerasi kulit.
Namun, dokter kulit di Modern Dermatology, Seattle, Heather Roger, mengatakan bahwa prosedur ini bukan tanpa risiko.
"Setiap kali penghalang kulit pecah, ada risiko infeksi," jelas Roger, dilansir Insider.
Roger menyarankan untuk melakukan sulam bibir di ahli kecantikan dengan alat bersih dan steril. Setelah prosedur, ia menyarankan untuk menggunakan produk hipoalergenik seperti Vaseline untuk membantu proses penyembuhan dan menghindari iritasi.
"Vaseline tidak akan membuat Anda kehilangan lebih banyak air dan produk yang mengandung gliserin akan membantu mengembalikan air ke dalam kulit," sambungnya.
Baca Juga: Gara-Gara Pernah Suntik Filler Bibir, Wanita Ini Dikritik Tak Cocok Bekerja sebagai Tentara
Ia melanjutkan, "Itu akan membuatmu sembuh lebih cepat, jadi kemungkinan terjadi infeksi lebih rendah."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?