Suara.com - Tidak berbentuk, hadir tanpa peringatan, dan cukup mengganggu, bau badan menjadi keluhan cukup banyak orang yang mengalami dan ada di sekitarnya. Padahal sebenarnya cara menghilangkan bau badan, atau setidaknya menguranginya, tidaklah sulit.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi bau badan. Semoga berguna!
1. Menggunakan Produk Deodoran
Cara pertama yang direkomendasikan adalah menggunakan produk deodoran. Produk ini bisa dengan mudah ditemukan di pasar, sehingga sebenarnya tak ada alasan seorang dengan bau badan tidak menggunakannya. Fungsi utamanya adalah mencegah ketiak basah.
2. Mandi Rutin
Membersihkan diri dengan mandi menjadi cara kedua yang bisa dilakukan untuk menjaga agar bau badan tidak mengganggu. Bakteri penyebab bau badan bisa berkurang, sehingga bau badan yang muncul juga tidak akan tajam atau mengganggu diri sendiri dan orang lain. Bersihkan secara intens pada bagian yang sering berkeringat, seperti ketiak dan bagian selangkangan.
3. Badan Tetap Kering
Disadari atau tidak, bau badan sering muncul saat badan Anda berkeringat atau basah. Maka cara menghilangkan bau badan selanjutnya adalah dengan menjaga badan tetap kering. Ketika badan kering, bakteri sulit berkembang biak. Jadi jika memungkinkan, bawa handuk atau kain untuk menyeka keringat yang muncul.
4. Mengganti Baju
Baca Juga: 5 Manfaat Tawas bagi Ketiak, Salah Satunya Mengurangi Bau Tidak Sedap
Sangat direkomendasikan untuk selalu mengganti baju setelah melakukan aktivitas fisik yang intens. Seperti misalnya berolahraga, perjalan pulang dari kantor, atau yang lainnya. Baju yang kotor dan terkena keringat bisa jadi penyebab bau badan semakin tak sedap. Jangan ragu membawa satu atau dua kaos ganti, sekedar agar tubuh tetap kering.
5. Apa yang Anda Konsumsi?
Percaya atau tidak apa yang Anda konsumsi juga berpengaruh pada bau badan yang muncul. Makanan yang dapat memicu bau badan antara lain makanan pedas, kopi, alkohol, serta bawang putih, brokoli, yang dikonsumsi secara berlebihan. Ingat untuk mengontrol diri, agar tidak berdampak buruk untuk diri sendiri.
6. Memeriksakan Diri Ke Dokter
Jika beberapa cara di atas tidak berhasil, bisa jadi Anda mengalami gangguan kesehatan atau kondisi tertentu. Periksakan diri ke dokter, dan dapatkan solusi terbaik dari bau badan yang kurang sedap.
Itu tadi beberapa cara yang bisa Anda gunakan. Semoga cara menghilangkan bau badan di atas bisa berhasil, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda selanjutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?