Suara.com - Kuku yang rapuh dan mudah patah pastinya tidak nyaman dan merusak penampilan. Karena itu, ada beberapa perawatan kuku yang sudah tersedia di salon agar kuku lebih kuat.
Tapi, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat dan menjaga kuku tetap kuat tanpa mengeluarkan banyak biaya.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa cara untuk menjaga kuku tetap kuat dan lebih panjang.
1. Jangan pakai cat kuku sepanjang waktu
Pemakaian cat kuku terlalu sering dan lama juga tidak baik untuk kuku. Dermatologis mengatakan, penggunaan cat kuku dalam waktu lama bisa membuat bahan kimia dalam cat meresap ke dalam kuku sehingga menyebabkan perubahan warna, pecah, dan mengelupas.
2. Jangan gunakan gunting kuku
Kuku kita bisa rusak dan patah jika tidak sering dipotong. Namun, jangan keseringan menggunakan gunting kuku.
Penggunaan gunting kuku bisa menyebabkan kuku retak dan pecah. Anda bisa memotongnya dengan alat kikir kuku.
3. Jangan lupa pakai sarung tangan saat cuci piring
Baca Juga: Air Limbah Bisa Bantu Deteksi Virus Corona Covid-19, Ahli Ungkap Manfaatnya
Tidak pakai sarung tangan saat cuci piring bisa merusak kuku. Hal itu karena deterjen untuk cuci piring mengandung bahan kimia berbahaya.
Selain itu, paparan air yang lama juga bisa membuat kuku lebih rapuh. Oleh karenanya, selalu pakai sarung tangan saat mencuci piring.
4. Makan nasi lebih banyak
Makanan tidak hanya memengaruhi kesehatan kita, tetapi juga tampilan kuku. Salah satu vitamin penting untuk pertumbuhan dan kekuatan kuku adalah vitamin B yang ada dalam nasi. Jadi, makan nasi lebih banyak bisa membantu memperkuat kuku.
5. Rendam kuku dalam air perasan jeruk segar
Makanan kaya vitamin C sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk pertumbuhan kuku dan rambut.
Namun, vitamin ini juga dapat diterapkan secara eksternal untuk membantu pertumbuhan kuku lebih cepat. Cobalah untuk merendam kuku dalam perasan jeruk segar selama 10 menit setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi