Suara.com - Berolahraga merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Tidak hanya berlaku bagi orang dewasa, kelompok lanjut usia atau lansia juga penting melakukan aktivitas fisik tersebut.
Berolahraga teratur selama 15 menit dapat meningkatkan mood, memperkuat tulang, serta mengurangi risiko penyakit kronis.
Manfaat olahraga ini tentu sangat bagus untuk lansia, terutama untuk mengurangi risiko osteoporosis, mengatur tingkat tekanan darah, menjaga keseimbangan, hingga memperbaiki suasana hati.
Setidaknya ada lima olahraga yang bisa dilakukan oleh para lansia seperti yang dilansir dari Times of India berikut ini.
1. Berjalan Kaki
Berjalan kaki dapat membantu lansia membakar sejumlah kalori. Tak hanya membakar kalori, aktivitas fisik ini juga dapat menjaga berat badan agar tetap seimbang, serta meningkatkan mood.
Berjalan kaki sebaiknya dilakukan sepanjang hari, dengan waktu 30 menit berjalan kaki agar tetap sehat dan bugar.
2. Yoga
Aktivitas yoga dapat meningkatkan fleksibilitas, rentang gerak, serta meningkatkan mood lansia. Aktivitas ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menderita nyeri sendi dan masalah keseimbangan.
Jika dilakukan secara konsisten, ini dapat membantu menjaga pikiran tetap tenang, meningkatkan tingkat konsentrasi, serta mengurangi tingkat stres.
3. Berenang
Berenang tidak hanya dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Aktivitas fisik ini juga bisa membantu meningkatkan kesehatan lansia.
Baca Juga: Ingin Tetap Olahraga saat Puasa? Ketahui Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya
Tentu tidak hanya sekadar rekreasi semata. Justru berenang bisa membantu membangun daya tahan, meningkatkan kekuatan otot, dan meningkatkan kebugaran kardiovaskular.
4. Latihan Aerobik
Salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada kelompok lansia adalah nyeri sendi dan lutut melemah. Kedua masalah ini tentu dapat menyulitkan aktivitas. Karena itu, latihan aerobik disebut dapat mengurangi tekanan pada persendian.
Ada beberapa latihan aerobik yang bisa dilakukan oleh kelompok lansia mulai dari jogging air, angkat kaki, push-up berdiri, ikal lengan, dan melakukan tendangan.
5. Latihan Beban Tubuh
Latihan beban tubuh seperti jongkok, ekstensi kaki duduk, step-up, tikungan duduk dan angkat kaki, merupakan latihan yang dapat menurunkan berat badan kelompok lansia.
Latihan ini dapat membantu membakar banyak kalori, serta membantu memperkuat otot, mengencangkan tubuh, hingga membangun massa otot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak