Suara.com - Ibadah puasa seharusnya tidak menghalangi Anda dalam menerapkan pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi serta olahraga rutin tetap bisa dilakukan, meski tidak seintens hari biasa. Opsi tetap olahraga saat puasa banyak dipilih, namun mungkin masih banyak yang bingung kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.
Jangan salah sangka dulu, meski olahraga memerlukan tenaga, namun tidak berarti tidak memberikan manfaat lain yang mendukung puasa. Justru ketika Anda rutin berolahraga, metabolisme tubuh menjadi sangat baik, dan penyerapan nutrisi berjalan optimal. Di waktu yang sama, rasa lapar bisa ditahan lebih lama karena pencernaan berjalan dengan kondisi ideal.
Pilihan Olahraga saat Puasa
Meski demikian, manfaat olahraga saat puasa bisa didapatkan secara maksimal jika Anda memilih olahraga yang tepat. Hal paling penting adalah intensitas olahraga tidak boleh terlalu tinggi, karena justru akan membuat tubuh terlalu lemas dan bisa mengganggu ibadah puasa.
Lantas apa saja olahraga yang bisa dilakukan saat bulan puasa? Daftar singkatnya bisa dilihat di bawah ini.
- Jalan cepat
- Jogging ringan
- Lompat tali atau skipping
- Bersepeda
- Naik turun tangga
- Plank
- Cross jack
- Zumba
- Yoga
Dan beberapa olahraga lain selama dalam intensitas ringan hingga sedang. Anda juga bisa memilih olahraga permainan, asal tidak terlalu berat dan melelahkan.
Waktu yang Tepat untuk Olahraga di Bulan Puasa
Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari olahraga saat puasa. Namun, manfaat ini bisa didapatkan dengan pemilihan olahraga yang tepat, serta waktu yang tepat pula dalam berolahraga.
Kesalahan memilih jenis olahraga dan waktu olahraga justru bisa membuat Anda terlalu lelah, sehingga bisa mengganggu kelancaran ibadah puasa yang dilakukan.
Baca Juga: Ramadan Segera Tiba, Pratama Arhan: Saya Muslim, Saya Wajib Puasa
Jika opsi olahraganya sudah tersaji pada bagian pertama tadi, mari bahas terkait waktu yang tepat untuk olahraga saat bulan Ramadhan.
Setidaknya ada tiga waktu paling tepat untuk berolahraga di bulan penuh berkat ini. Pertama adalah saat setelah subuh, sebelum magrib, dan sebelum tidur.
Ketiga waktu ini direkomendasikan karena tubuh baru saja, atau akan menerima asupan nutrisi yang bisa diolah dengan baik. Olahraga atau aktivitas fisik bisa membantu metabolisme tubuh, sehingga penyerapan nutrisi lebih optimal.
Memang akan ada rasa haus yang muncul, namun akan tertutup dengan respon renin-angiotensin aldosteron, yakni kemampuan tubuh menahan air sehingga tidak terlalu mengganggu.
Itu tadi, sedikit informasi terkait dengan olahraga saat puasa. Kini Anda lebih tahu, dan semoga informasi ini berguna!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026