Suara.com - Thailand pada hari Sabtu melaporkan kasus pertama Varian Omicron XE, kombinasi dari dua versi sebelumnya dari varian Omicron. Laporan itu terjadi tak lama setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan tentang hibrida baru tersebut
Temuan varian XE, hibrida mutan varian BA.1 dan BA.2, dilaporkan oleh Center for Medical Genomics, Rumah Sakit Ramathibodi.
Dalam sebuah posting di halaman Facebook-nya, pusat tersebut mengatakan rekombinan XE ditemukan melalui pengurutan genom dari sampel swab yang diambil dari seorang pasien Thailand. Rekombinan XE bukan varian Deltacron
WHO memperingatkan pada hari Selasa bahwa XE bisa menjadi jenis virus corona baru yang paling mudah menular meskipun tingkat keparahannya masih diselidiki.
Mengutip informasi dari WHO, pusat itu mengatakan varian baru lainnya, Deltacron, hibrida dari strain Delta dan Omicron, tidak menyebar dengan cepat atau menyebabkan gejala parah setelah penemuan kasus lain yang belum diverifikasi melalui Massarray Genotyping.
Omicron XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari tahun ini dan lebih dari 600 urutan dilaporkan dan telah dikonfirmasi sejak itu.
Mengutip laporan dari Badan Layanan Kesehatan Inggris (UKHSA), pusat tersebut mengatakan Omicron XE 10% lebih mudah menular daripada BA.2 dan 43% lebih mudah menular daripada Omicron asli (B.1.1.529).
Masih harus dilihat apakah Omicron XE akan menjadi strain dominan, kata pusat tersebut.
Menurut Phylogenetic Assignment of Named Global Outbreak Lineages (Pangolin), ada dua rekombinan Delta dan BA.1, yaitu XD dan XF, serta ada enam rekombinan BA.1 dan BA.2, yaitu XE, XG, XH, XJ, XK dan XL.
Baca Juga: 426 Pasien Covid-19 di DIY Sembuh, Kasus Harian Tambah 67 Orang
Sementara itu, negara tersebut mencatat 26.840 lebih banyak kasus Covid-19 dan 97 kematian baru selama 24 jam sebelumnya, Kementerian Kesehatan Masyarakat mengumumkan pada Minggu pagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak