Suara.com - Dua ahli kesehatan di Super Botanic menemukan rempah-rempah yang bisa membantu melindungi kesehatan jantung. Anda pasti tahu penyakit ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Anda bisa mengurangi risiko penyakit jantung melalui berbagai makanan, dari lemak sehat hingga buah-buahan dan sayuran. Tapi, Anda mungkin tidak tahu kalau jahe juga bisa membantu melindungi jantung.
Ilmuwan farmasi, Kai Ali, mengatakan jahe jauh lebih dari sekadar bumbu, yang memiliki banyak manfaat kesehatan sehingga sering digunakan sebagai obat tradisional, termasuk penyakit jantung.
Jahe ditandai dengai rasa pedas dengan nada manis, yang memiliki banyak nutrisi dan aktioksidan.
Jika Anda ingin mencegah penyakit jantung, Anda bisa mengonsumsi jahe untuk membantu mengontrol kolesterol.
Pakar kesehatan, Maya Quadir, menambahkan antioksidan dalam jahe bisa mengurangi pembentukan plak di arteri yang disebabkan oleh kolesterol tinggi.
Kondisi ini bisa mencegah penggumpalan darah di pembuluh darah jantung dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung.
NHS menjelaskan bahwa kolesterol tinggi dianggap sebagai salah satu faktor risiko penyakit jantung. Jadi, menjaga kadar kolesterol tetap terkendali juga dapat membantu mencegah penyakit jantung.
Terlebih lagi dilansir dari Express, jahe juga dapat mengontrol tekanan darah tinggi, faktor risiko lain yang terkenal untuk penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: Gejala Omicron XE yang Disebut-Sebut Paling Menular dari Seluruh Mutasi Virus Corona, Mesti Waspada
Mayo Clinic merinci bahwa tekanan darah tinggi dapat merusak arteri Anda dengan mengurangi elastisitasnya. Kemudian, kondisi ini akan menurunkan aliran darah dan oksigen ke jantung Anda.
Mr Ali menjelaskan bahwa ramuan Asia mampu meningkatkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot-otot yang mengelilingi pembuluh darah.
Mekanisme ini dapat membantu mengurangi tekanan darah Anda secara keseluruhan di seluruh tubuh.
“Ada banyak penelitian juga yang mendukung klaim tentang jahe memang efektif untuk menjaga dan mengobati tekanan darah tinggi," kata ilmuwan farmasi tersebut.
Sebuah meta-analisis dan tinjauan sistematis dari studi yang tersedia tentang jahe dan pengaruhnya terhadap tekanan darah menunjukkan bahwa konsumsi jahe secara teratur di atas usia 50-an membantu menurunkan tekanan darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh