Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus corona baru varian XE telah terdeteksi dan memperburuk situasi pandemi.
Kenyataannya, virus corona baru varian XE ini memiliki tingkat penularan yang jauh lebih tinggi daripada varian Omicron.
Karena varian XE ini baru terdeteksi, maka dilansir dari Times of India, Anda perlu tahu 4 fakta mengenai varian baru tersebut.
1. Rekombinan dari varian Omicron BA1 dan BA2
WHO telah lama memperingatkan kita mengenai munculnya rekombinan. Deltacron adalah rekombinan pertama yang diketahui dan pada waktunya sejumlah rekombinan virus corona seperti Flurona telah terdeteksi.
Varian XE dikatakan sebagai rekombinan dari varian Omicron BA1 dan BA2. Rekombinasi antar strain virus bukanlah hal baru.
Varian rekombinan terjadi ketika seorang individu terinfeksi lebih dari satu varian yang bergabung kembali di antara mereka sendiri dengan berbagi materi genetik.
2. Berpotensi menjadi perhatian
WHO dalam laporan barunya menyoroti temuan awal mereka tentang varian kekhawatiran yang berpotensi baru ini. Sebanyak 637 kasus XE telah dikonfirmasi di Inggris.
Baca Juga: Selain Virus Corona Covid-19, Kelelawar Bisa Sebabkan Virus Zoonosis Lainnya!
Hopkins mengatakan varian baru virus corona XE ini telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang bervariasi dan kami belum dapat memastikan ia memiliki keunggulan pertumbuhan yang sebenarnya.
Sejauh ini tidak ada cukup bukti untuk menarik kesimpulan tentang transmisibilitas, keparahan atau efektivitas vaksin Covid-19 untuk melawannya.
WHO menetapkan varian kekhawatiran untuk strain virus corona yang memiliki perubahan susunan genetik merugikan.
3. Sangat menular
Varian baru virus corona XE dikatakan sangat menular. Sesuai laporan, varian ini 10 kali lebih mudah menular daripada varian Omicron.
Sejauh ini, varian Omicron memiliki tingkat penularan tertinggi dibandingkan semua strain sebelumnya.
4. Tingkat keparahan infeksi varian virus corona XE
WHO sedang menunggu rincian lebih lanjut mengenai perbedaan signifikan dalam penularan dan tingkat keparahan antara varian Omicron dan varian rekombinannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan