Suara.com - Kayu manis salah satu bumbu dapur yang padat nutrisi untuk membantu detoksifikasi dan meningkatkan kesehatan secara umum.
Salah satu cara paling efektif untuk mengekstrak semua manfaat kayu manis adalah merendam batang kayu manis dalam air dan meminumnya secara teratur.
Air rendaman kayu manis adalah minuman ajaib yang banyak khasiatnya untuk kesehatan dan sudah didukung oleh berbagai ahli kesehatan.
Karena kayu manis memiliki rasa dan aroma yang sangat khas, bumbu dapur ini sering digunakan dalam berbagai jensi masakan. Terlebih, kayu manis memiliki kelebihan antioksidan dan antimikroba.
Dalam banyak penelitian, kayu manis adalah rempah-rempah yang melayani berbagai fungsi dalam tubuh manusia, mulai dari mengendalikan diabetes hingga kesehatan jantung.
Hal inilah yang membuktikan kayu manis memiliki banyak manfaat kesehatan. Meskipun, penderita diabetes perlu berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum minum air kayu manis, yang bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat.
Idealnya dilansir dari Plants Hospital, kayu manis yang bagus untuk pengobatan tradisional ini adalah kayu manis organik. Karena, kayu manis organik ditanam tanpa bahan kimia atau pestisida berbahaya.
Cara ini membantu memastikan bahwa rempah-rempah tersebut aman untuk dikonsumsi anak-anak dan lansia.
Tak hanya orang dengan masalah kesehatan mendasar yang disarankan minum air kayu manis. Orang sehat pun sangat disarankan minum air kayu manis untuk memperoleh manfaatnya, salah satu menjaga sistem tubuh mereka berfungsi secara optimal.
Baca Juga: Penelitian: Durasi Infeksi Omicron Lebih Pendek dan Gejala Bervariasi Dibanding Virus Corona Delta
Berikut ini, beberapa manfaat kesehatan dari minum air rendaman kayu manis.
1. Mencegah perkembangan penyakit parkinson
Minum air kayu manis bisa membantu menghentikan atau mencegah penyakit Parkinson berkembang dalam tubuh. Tapi, Anda tetap perlu konsultasi dengan dokter.
2. Melawan pilek dan batuk
Konsentrasi vitamin dan mineral yang tinggi dalam kayu manis membantu mencegah penyakit umum, seperti batuk dan pilek sekaligus meredakan penyakit kronis.
3. Menjaga kadar kolesterol
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem