Suara.com - Sudahkan Anda mengenal power nap? Ini adalah hal yang berguna untuk memulihkan kembali tenaga dengan waktu tidur siang yang singkat. Seperti yang diketahui, tidur siang banyak dilewatkan oleh orang dewasa, terlebih karyawan atau pun pekerja.
Umumnya, mayoritas karyawan atau pekerja hanya menggunakan waktu istirahat siang untuk makan dan bercengkrama dengan rekan kerja. Padahal biasanya, usai menyantap makan siang rasa kantuk datang, namun karyawan atau pekerja tersebut merasa tak perlu tidur karena tidur singkat tak akan membantu.
Hal ini adalah anggapan yang salah. Pasalnya, jikalau Anda mengenal power nap maka tidur siang singkat ini akan membantu Anda kembali prima.
Apa sih power nap itu dan bagaimana cara mendapatkan power nap yang berkualitas di tengah waktu istirahat siang yang kian menipis? Untuk mengenal power nap secara mendalam, yuk simak ulasan di bawah ini yang dilansir dari berbagai sumber.
Apa Itu Power Nap?
Power nap adalah metode tidur siang dalam waktu singkat yang bisa dilakukan oleh karyawan atau pun pekerja kantoran di tengah waktu istirahat siang yang mepet.
Menurut ahli, power nap membuat Anda memasuki tahap tidur yang tidak terlalu lelap namun jika durasinya lebih dari yang disarankan, bukannya membaik Anda justru lebih susah bangun, pusing dan lebih mengantuk daripada sebelumnya.
Durasi Power Nap yang Tepat
Mengutip Cleveland Clinic, tidak ada aturan durasi power nap yang pasti. Namun penelitian membuktikan durasi 10-30 menit merupakan durasi yang tepat untuk mengembalikan kesegaran tubuh setelah bekerja sejak pagi.
Baca Juga: Langsung Tidur Setelah Sahur Memicu Penyakit Ini: Sembelit hingga Asam Lambung
Bahkan hasil penelitian menunjukkan durasi 10-30 menit akan memberikan efek positif power nap tanpa efek samping apapun.
Manfaat Power Nap
Adapun berbagai manfaat yang Anda peroleh jika melakukan power nap di tengah waktu istirahat siang yang mepet yaitu:
- Lebih segar dan bertenaga
- Membuat tubuh lebih rileks dan mengurangi rasa lelah atau pun stres karean pekerjaan
- Meningkatkan daya ingat short-term dan long-term
- Memulihkan suasana hati
- Membantu Anda lebih konsentrasi dan kreatif
- Power nap pun berperan menurunkan potensi penyakit jantung dan stroke
- Jika diilakukan dengan tepat maka power nap juga membantu meningkatkan daya imun tubuh Anda.
Cara Melakukan Power Nap
Meskipun terdengar mudah, nyatanya power nap sulit untuk dilakukan. Kesalahan kecil saja membuat power nap tidak akan maksimal. Untuk itu, demi mencapai manfaat power nap yang maksimal perhatikan langkah-langkah berikut ini.
- Setel alaram dengan durasi yang disarankan agar tidak kebablasan dan jangan menunda bangun jika alarm sudah berbunyi.
- Atur jarak power nap dan tidur malam Anda. Jangan sampai Anda melakukan power nap terlalu sore agar jam tidur malam Anda tidak terganggu.
- Jangan mengonsumsi kafein setelah jam 3 sore.
Mengenal power nap secara mendalam bermanfaat bagi Anda yang setiap harinya disibukan dengan pekerjaan namun butuh tidur meski sejenak untuk membuat tubuh kembali fit.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!