Suara.com - Kopi dan teh mungkin merupakan minuman populer yang banyak disukai masyarakat. Tapi mulai sekarang mesti hati-hati dalam konsumsinya
Karena kandungan di balik dua minuman tadi bisa membuat rambut rontok. Dilasnir dari NY Post, bahan-bahan dalam teh hitam dan kopi dapat membebani kadar zat besi Anda yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.
Sara Kayat menjelaskan bahwa kehilangan sekitar 100 hingga 150 helai rambut sehari adalah normal tetapi beberapa orang dapat kehilangan lebih banyak karena stres.
Sebagian besar waktu kerontokan rambut akan berhenti setelah tingkat stres mereda. Dengan pemikiran tersebut, Dr. Kayat, yang bekerja dengan Viviscal mengatakan bahwa seseorang harus menghindari konsumsi kafein – yang dapat menyebabkan rambut Anda rontok.
“Tahukah kamu tanin dalam teh hitam dapat menghalangi penyerapan zat besi, yang dapat meningkatkan risiko kekurangan zat besi dan pada gilirannya menyebabkan kerontokan rambut?
“Jika Anda seorang peminum teh hitam – cobalah dan kurangi asupan Anda, atau bahkan lebih baik – tetaplah dengan teh hijau, sebagai alternatif.”
Kopi mengandung sekitar 4,6 persen tanin, sedangkan teh memiliki sekitar 11,2 persen tanin. Tanin adalah molekul yang menempel pada protein dan ditemukan di kayu pohon dan kulit kayu, buah-buahan mentah dan daun tanaman.
Dr. Kayat mengatakan bahwa bukan hanya kekurangan zat besi yang dapat merusak rambut Anda, tetapi orang dengan intoleransi laktosa juga dapat menderita.
Baca Juga: Eksperimen Bikin Espresso dari Kopi Sachet, Percobaan Barista Ini Berakhir Ngenes
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!