Suara.com - Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris (MHRA) telah memberikan persetujuan penggunaan vaksin Covid-19 Valneva di Inggris.
Vaksin Covid-19 Valneva ini merupakan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan Prancis.
Vaksin Covid-19 Valneva ini adalah vaksin Covid-19 yang tidak aktif secara keseluruhan virus yang mendapatkan persetujuan peraturan di Inggris.
Kini dilansir dari The Hans India, vaksin Covid-19 ini disetujui penggunaannya pada orang berusia antara 18-50 tahun.
Mereka akan diberi dosis pertama dan kedua vaksin Covid-19 Valneva dalam jarak waktu setidaknya 28 hari.
Regulator obat independen Inggris adalah badan kesehatan pertama di dunia yang menyetujui produk vaksin Covid-19 dari Valneva.
Vaksin Covid-19 Valneva ini juga merupakan vaksin virus corona keenam yang diberikan otorisasi MHRA.
Sejauh ini, Inggris telah melaporkan 238.938 kasus Covid-19 dan 1.984 kematian dalam tujuh hari terakhir. Beban kasus telah mencapai 21.747.638, dengan total kematian 171.396.
Lebih dari 92 persen orang berusia 12 tahun ke atas di Inggris telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin Covid dan lebih dari 86 persen telah menerima dua suntikan.
Baca Juga: Amankah Vaksin Booster Covid-19 Pfizer Untuk Anak? Begini Penjelasannya
Kemudian, lebih dari 67 persen orang Inggris juga telah menerima suntikan booster vaksin Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus