Suara.com - Setiap orang pasti ingin menjalani ibadah puasa dengan lancar. Tapi, ada kalanya Anda sakit atau merasa tak enak badan. Di saat seperti itu, tidak apa-apa untuk tidak meneruskan puasa atau membatalkan puasa.
Dikutip dari Hello Sehat, saat puasa, terjadi perubahan dalam hal pola makan, waktu tidur, dan aktivitas sehari-hari. Hal ini pun menyebabkan banyak perubahan pada tubuh, di antaranya Anda akan merasa lebih lelah daripada biasanya.
Hal ini karena asupan glukosa yang berkurang, sehingga tubuh beralih membakar lemak untuk menjadi sumber energi selanjutnya. Peralihan ini pun membuat tingkat energi berkurang dari biasanya.
Umumnya, tubuh akan beradaptasi dengan kondisi ini setelah puasa berlangsung beberapa hari. Tapi, beberapa orang tertentu, tingkat energi yang berkurang ini bisa membuatnya kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.
Bahkan, bisa jadi kondisi kekurangan asupan glukosa ini membuatnya mengalami hipoglikemia atau kadar gula darah rendah. Kondisi ini biasanya rentan terjadi pada pengidap diabetes yang menjalani puasa, karena hormon insulin tidak dapat mempertahankan kadar gula darahnya.
Nah, gejala hipoglikemia ini dapat menjadi alarm bagi tubuh untuk Anda segera membatalkan puasa. Apa saja itu?
- sakit kepala
- susah untuk berkonsentrasi
- pusing
- tubuh gemetar
- keluar banyak keringat
- penglihatan menjadi kabur
- merasa sangat lelah
- kulit tubuh dan wajah menjadi pucat
Bila Anda merasakan lebih dari satu tanda atau gejala di atas, sebaiknya segeralah membatalkan puasa dan pergi ke dokter bila perlu. Anda bisa membatalkan puasa dengan minum air putih, lalu tunggu selama beberapa menit sebelum mengonsumsi makanan atau minuman yang manis.
Kondisi hipoglikemia yang tak ditangani segera, bisa menyebabkan berbagai komplikasi buruk lainnya.
Baca Juga: Cegah Gigi Berlubang, Jangan Lupa Makan Sayur dan Buah Saat Sahur Ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli