Suara.com - Berpuasa terbukti secara ilmiah bisa memperbaiki sel-sel tubuh manusia. Sel dalam tubuh manusia memang bisa rusak akibat terpapar radikal bebas yang ada di lingkungan.
Meski begitu, sel yang rusak bisa tergantikan dengan lahirnya sel baru untuk membantu pertahanan sistem kekebalan tubuh. Regenerasi sel tersebut terjadi secara normal setiap saat hanya saja prosesnya bisa makin baik dan cepat saat tubuh berpuasa.
Dikutip dari Ruang Guru , tubuh yang tidak makan dan minum selama berpuasa akan banyak memakai cadangan energi dalam tubuh. Hal itu menyebabkan pembelahan sel berjalan secara bersamaan.
Ini terjadi karena tubuh mengambil cadangan energi tersebut dari glikogen dalam hati dan lapisan lemak yang ada di bawah kulit.
Pembelahan sel yang terjadi dalam tubuh terbagi menjadi dua, yakni secara mitosis dan meiosis.
Mitosis adalah proses pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak dan masing-masing memiliki sifat juga jumlah kromosom yang sama dengan sel induk. Mitosis terjadi pada perbanyakan sel tubuh atau sel somatis.
Sedangkan meiosis adalah proses pembelahan sel dengan dua kali pembelahan yang menghasilkan empat sel anak, masing-masing memiliki separuh dari jumlah kromosom sel induk. Meiosis terjadi pada jaringan organ reproduksi seksual.
Saat berpuasa, seringkali kulit terasa lebih kering daripada biasanya. Hal itu karena asupan air dalam tubuh berkurang.
Kulit mengering saat berpuasa merupakan salah satu tanda proses regenerasi sel kulit sedang berlangsung. Kulit yang kering merupakan contoh proses mitosis yang terjadi saat berpuasa.
Baca Juga: Jadwal Sholat dan Imsakiyah Puasa Ramadhan Kota Jember, Senin 18 April 2022
Selain itu, berpuasa juga meningkatkan produksi sel telur pada perempuan. Hal itu terjadi karena asupan kalori yang berkurang dan berpengaruh pada hormon reproduksi. Sehingga, siklus menstruasi dan produksi sel telur menjadi lebih lancar. Pada laki-laki, produksi jumlah sel sperma juga menjadi lebih banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia