Suara.com - Pada saat Anda melakukan program diet, apakah Anda mengurangi jumlah kadar lemak pada makanan karena menganggap hal itu tidak baik untuk kesehatan? Jika iya, maka langkah tersebut bisa salah besar.
Lemak memang dianggap buruk oleh sebagian orang. Tapi nyatanya, lemak juga memiliki manfaat kesehatan yang belum banyak diketahui.
Sebagaimana yang diungkap oleh Konselor Diet Bersertifikat MIAP, Moterhood Hospitals, Bengaluru Dr. Swathi Reddy. Kata Swathi, lemak merupakan bagian paling penting dari diet sehat.
"Sayangnya, lemak memiliki reputasi buruk karena orang cenderung berpikir bahwa lemak akan meningkatkan berat badan. Tapi, selama lemak yang dikonsumsi dalam jumlah sedang, ini tidak membuat Anda kelebihan berat badan,” ungkapnya, yang dilansir dari HealthShots.
“Faktanya, lemak makanan diperlukan untuk banyak proses biologis. Tidak mengonsumsi lemak yang cukup, ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan,” lanjut Swathi.
Mengapa Lemak Sangat Penting?
Lemak makanan memainkan peran penting bagi kesehatan tubuh. Salah satunya:
- Penyerapan vitamin seperti vitamin A, D, dan E.
- Lemak sangat penting untuk pertumbuhan sel, karena lemak menyediakan struktur untuk membrane luar setiap sel dalam tubuh.
- Asam lemak omega-3 sangat penting dalam menjaga kesehatan otak sekaligus sistem saraf.
- Lemak subkutan (lemak yang disimpan di bawah kulit) dapat melindungi tubuh dari suhu ekstrim, serta membantu menjaga iklim internal.
- Asam lemak esensial dapat menyembuhkan luka dan pembekuan darah.
- Lemak merupakan sumber energi yang penting untuk tubuh.
- Lemak berperan dalam produksi hormon, salah satunya hormon seks seperti estrogen dan testosteron.
Selain penting untuk kesehatan, ada tiga jenis lemak sehat yang perlu Anda ketahui. Berikut daftarnya!
Lemak Jenuh
Lemak jenuh biasa ditemukan lewat produk hewani seperti daging, telur, dan produksi susu lainnya. Oleh karena itu, Anda perlu konsumsi lemak ini dalam jumlah sedang.
Lemak Tak Jenuh Tunggal
Lemak ini disebut dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dalam darah Anda. Tentu lemak ini bisa Anda temukan lewat berbagai makanan, mulai dari minyak nabati, kacang-kacangan, alpukat, selai kacang, dan biji-bijian.
Baca Juga: 5 Tips Agar Terhindar Dari Migrain Di Musim Panas, Mulai Dari Minum Air
Lemak Tak Jenuh Ganda
Lemak tak jenuh ganda seperti asam lemak omega-3 dan omega-6 dikenal sebagai lemak esensial. Ini dapat membantu mengurangi resiko penyakit seperti jantung serta mengatur tekanan darah Anda.
Untuk mendapatkan lemak ini, Anda bisa konsumsi makanan mulai dari ikan berlemak, tiram, biji chia, kenari, dan lain-lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?