Suara.com - Penyakit kulit merupakan salah satu penyakit paling ditakuti bagi sejumlah orang. Sebab penyakit kulit bisa mengganggu kenyamanan dan penampilan. Penyakit kulit sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya yaitu jerawat. Untuk selengkapnya, berikut ini beberapa jenis penyakit kulit yang perlu diketahui.
Diketahui, tanda-tanda penyakit kulit seperti benjolan, ruam atau bercak kering, bisa membuat tidak nyaman. Bahkan, dalam beberapa kasus, gejala penyakit kulit ini bisa benar-benar memicu kecemasan. Sedangkan beberapa gejala lainnya ada yang tidak berbahaya (meski tetap mengganggu), namun ada juga perlu perawatan medis yang lebih serius.
Jika Anda benar-benar khawatir dengan masalah kulit yang serius atau tidak normal, jangan ragu untuk konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Nah, mari simak berikut ini beberapa jenis penyakit kulit dilansir dari situs Very Well Health, Selasa (26/4/2022).
1. Jerawat
Jerawat adalah kondisi kulit yang paling umum di berbagai negara. Tak jarang sebagian kecil orang dewasa yang lebih tua terkena jerawat. Terlebih lagi, perubahan hormonal yang disebabkan oleh kehamilan dan kondisi lain biasanya akan menimbulkan jerawat meradang. Jerawat orang dewasa bisa lebih sulit diobati, maka solusi terbaik jika menemui dokter kulit.
2. Dermatitis Atopik
Dermatitis atopik merupakan jenis eksim paling umum yang dianggap sebagai suatu reaksi alergi. Sejumlah orang mengalami beberapa derajat dermatitis atopik di masa kanak-kanak (kebanyakan orang mengalami gejala sebelum usia 5 tahun).
Perawatan biasanya dilakukan dengan kombinasi beberapa tindakan termasuk perawatan kulit eksim yang baik bisa dengan menggubakan obat eksim topikal dan oral.
Baca Juga: Jangan Dilewatkan, 4 Manfaat Lemon untuk Kesehatan Wajah
3. Infeksi Kulit Bakteri
Infeksi kulit bakteri adalah penyakit kulit umum yang memiliki sejumlah variasi dengan gejala sangat ringan hingga yang mengancam jiwa. Sebagian besar infeksi kulit disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat menyebabkan berbagai macam infeksi, seperti Impetigo, Folikulitis, Bisul, Selulitis, dan Erisipelas.
4. Dermatitis
Dermatitis merupakan peradangan kulit. Ada beberapa jenis dermatitis yakni dermatitis kontak, Dermatitis seboroik, Dermatitis popok (ruam popok), dan Dermatitis stasis. Jika Anda mengalami dermatitis sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kulit.
5. Herpes Simpleks
Ada dua jenis virus herpes simpleks yakni virus herpes simpleks 1 (HSV-1) dan virus herpes simpleks 2 (HSV-2). HSV-1 biasanya menyebabkan luka dingin, sedangkan pada HSV-2 memicu luka genital. Sebagian besar gejala HSV-1 ini merupakan gangguan, tetapi pada mereka yang memiliki fungsi kekebalan yang buruk, infeksi ini dapat berkembang yang sangat serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?