Suara.com - Media internasional Forbes melaporkan bagaimana TikTok Live telah menjadi klub tari telanjang online yang dipenuhi perempuan di bawah umur.
Laporan tersebut, seperti dilansir The Sun, dibuat setelah meninjau ratusan streaming langsung TikTok dan menemukan pengguna yang berusia lebih tua membayar gadis muda untuk melakukan tindakan yang dikatakan "pornografi anak".
TikTok Live memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk saling mengirim hadiah, yang bisa ditukar dengan uang. Beberapa pengguna bahkan memasukkan detail ke Venmo, PayPal, dan aplikasi serupa di akun.
Forbes mengatakan, mereka melihat seorang gadis 14 tahun ditawari "$35 (Rp500 ribuan) untuk flash di TikTok Live.
Gadis itu, yang disebut sebagai MJ, dikatakan melakukan streaming langsung bersama teman-temannya kepada 2.000 orang asing pada suatu Sabtu malam. MJ dilaporkan memberi tahu penontonnya, "Anda membayar tagihan saya."
Leah Plunkett, asisten dekan di Harvard Law School, mengatakan kepada Forbes bahwa TikTok Live adalah "setara dengan pergi ke klub tari telanjang yang dipenuhi anak-anak berusia 15 tahun".
Gadis-gadis muda juga terlihat diminta untuk melakukan tindakan eksplisit seperti merentangkan kaki di depan kamera dan mencium teman-temannya.
Secara teknis, TikTok memiliki aturan yang seharusnya melarang perilaku semacam ini. Aturan TikTok "tidak mengizinkan ketelanjangan, pornografi, atau konten seksual eksplisit di platform kami.
Namun, laporan baru-baru ini melihat pengguna mengetik frasa yang dapat membantu mereka menyiasati pemantauan TikTok.
Baca Juga: Kambing Penurut Seperti Anjing Ini Membuat Warganet Gemas Ingin Memilik, Larinya Unik
Salah satu contohnya adalah ungkapan "sentuh langit-langit" atau "touch the ceiling" yang digunakan untuk mendorong gadis-gadis yang mengenakan crop top untuk menunjukkan perut dan payudara mereka.
Forbes mengatakan frasa "ada laba-laba di dinding Anda" atau "there’s a spider on your wall" mendorong orang untuk berbalik dan menunjukkan punggung mereka.
Pengguna TikTok di AS harus berusia 18 tahun ke atas untuk mengirim atau menerima hadiah di Live.
Pengguna di bawah 16 tahun harus secara otomatis mengatur akun mereka ke pribadi dan seharusnya tidak dapat mengakses fitur Live.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan