Suara.com - Furunkel atau yang dikenal dengan bisul adalah benjolan kecil dan berwarna merah pada kulit. Benjolan ini bukan benjolan biasa, pasalnya benjolan tersebut berisi nanah dan menimbulkan rasa nyeri ketika disentuh. Adapun cara mengobati bisul akan diulas di artikel ini.
Bisul lazim muncul di bagian wajah, leher, ketiak, punggung, tengkuk, bokong, selangkangan hingga kemaluan. Hal ini terjadi karena bagian-bagian tubuh tersebut sering berkeringat dan mengalami gesekan. Tak hanya kedua faktor tersebut, menurut berbagai sumber kebanyakan bisul disebabkan oleh bakteri staphylococcus aureus.
Bakteri ini lazim ditemukan di kulit dan di dalam hidung. Bakteri ini juga mudah masuk ke dalam area kulit yang telah rusak oleh cedera kecil atau pun gigitan serangga. Maka jangan heran jika bisul muncul di sekitar area bekas luka Anda.
Bisul memang lazim muncul dan dianggap tidak membahayakan. Namun perlu Anda ketahui bahwa pada penderita bisul yang sehat, bisul bisa jadi merupakan infeksi biasa yang tidak berbahaya.
Hal ini berbeda jika bisul muncul pada bagian tubuh seseorang yang sedang tak sehat atau pun pada orang dengan daya tahan tubuh rendah.
Kemunculan bisul bisa pertanda keberadaan penyakit seperti diabetes mellitus. Jika Anda sering menderita bisul maka berikut akan dipaparkan cara mengobati bisul yang dilansir dari sejumlah sumber.
1. Cara Mengobati Bisul secara Alami
- Kompres Air Hangat
Air hangat dapat mengurangi rasa sakit dan mempercepat pecahnya benjolan. Bisul dapat pecah dengan sendirinya setelah beberapa kali mendapatkan kompres hangat.
- Konsumsi atau Olesi Bubuk Kunyit
Kunyit memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang bisa membantu menyembuhkan bisul. Anda dapat mengonsumsi atau mengoleskan bubuk kunyit pada area kulit yang ditumbuhi bisul.
Baca Juga: Ketahui Faktor Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya
2. Cara Mengobati Bisul secara Medis
Jila bisul yang Anda derita terasa sangat menyakitkan dan berlangsung terus-menerus maka tak ada salahnya jika Anda mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.
Cara ini tak berlaku jika bisul yang Anda derita tumbuh berkelompok dan membentuk karbunkel, tak kunjung sembuh, atau jika Anda memiliki sistem imun yang lemah.
Jika Anda berada dalam kondisi-kondisi yang disebutkan di atas maka segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Demikian informasi mengenai cara mengobati bisul baik secara alami maupun secara medis. Jika Anda mengalami bisul yang terasa mengganggu dan menyakitkan, sebaiknya segera periksakan ke dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma