Suara.com - Psikolog forensik, Shannon Curry, bersaksi dalam kasus Johnny Deep dan mantan istrinya, Amber Heard bahwa Amber memiliki gangguan kepribadian ambang (BPD) dan gangguan kepribadian histrionik.
"Kepribadian adalah cara berpikir, merasa dan berperilaku yang membuat seseorang berbeda dari orang lain. Kepribadian seseorang dipengaruhi oleh pengalaman, lingkungan (sekitar, situasi kehidupan) dan karakteristik yang diwariskan. Kepribadian seseorang biasanya tetap sama dari waktu ke waktu," menuru Asosiasi Psikiatri Amerika.
Seseorang mungkin memiliki gangguan kepribadian ketika cara mereka berpikir dan berperilaku menyimpang dari harapan, sehingga menyebabkan masalah dengan fungsi dari waktu ke waktu.
Ada sepuluh gangguan kepribadian yang bisa mempengaruhi setidaknya dua bidang, termasuk cara berpikir tentang diri sendiri, cara merespons secara emosional, cara berhubungan dengan orang lain atau cara mengendalikan perilaku.
"BPD adalah pola kepribadian seumur hidup yang memiliki terlalu banyak emosi dan mengalami kesulitan mengelolanya," kata Dr. Elie G. Aoun, psikiater kecanduan dan forensik di Universitas Columbia dikutip dari Fox News.
Akibatnya, orang menggunakan mekanisme pertahanan yang belum matang untuk membiarkan mereka berperilaku dengan cara yang mengakibatkan perasaan atau ditinggalkan.
Menurut American Psychiatric Association's Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Edisi Kelima (DSM-5), BPD didiagnosis berdasarkan pola ketidakstabilan menyeluruh yang berkaitan dengan hubungan interpersonal dan citra diri serta impulsif yang dimulai pada awal masa dewasa.
Kemudian, BPD ini didiagnosis dengan manual diagnostik yang mencatat pasien harus memenuhi kriteria setidaknya 5 gejala.
Beberapa gejala yang paling umum meliputi perubahan suasana hati yang sering dan intens, ketakutan akan pengabaian yang nyata, kesulitan mempertahankan hubungan pribadi yang sehat, dan perilaku impulsif.
Baca Juga: Sakit Perut akibat Virus Corona Covid-19 vs Penyakit Lain, Ini Perbedaannya!
Contoh gejala tersebut, seperti mengemudi secara sembrono, aktivitas seksual atau perjudian yang tidak aman dan paranoia.
Curry mengatakan BPD didorong oleh ketakutan mendasar akan ditinggalkan, sehingga pasien dengan gangguan ini akan melakukan upaya untuk mencagah semua hal itu.
Aoun mengatakan bahwa pasien BPD merasa sangat terisolasi secara emosional sehingga mereka mempertanyakan keberadaan mereka sendiri.
Mereka terlibat dalam perilaku melukai diri sendiri, karena merasa begitu kosong di dalam sehingga menciptakan beberapa jenis rasa sakit fisik yang memungkinkan mereka untuk mengalahkan kapasitas mentalnya yang mengalihkan perhatian dari rasa sakit emosional yang dirasakan.
Curry mencatat BPD juga bisa menjadi faktor wanita melakukan kekerasan terhadap pasangannya. Sedangkan, Deep adalah konban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh Amber.
Beberapa kali Amber memukulinya dan melemparnya dengan kaleng cat serta botol vodka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat