Suara.com - Seorang ahli tanaman mengungkapkan buang terbaik dan terburuk pada orang yang menderita hay fever atau alergi dengan serbuk sari.
Karena, beberapa bunga dan tanaman memang mengeluarkan lebih banyak serbuk sari dibandingkan lainnya.
Hal inilah yang membuat alergi seseorang terhadap serbuk saring semakin buruk atau sering kumat.
"Biji-bijian serbuk sari biasanya terbawa angin atau terbawa oleh tubuh serangga yang bermanfaat seperti kupu-kupu dan lebah," kata Chris Bonnett, ahli tanaman dikutip dari The Sun.
Orang dengan alergi serbuk sari ini akan mengalami gejala terburuk ketika cuaca hangat, lembap dan berangin.
Bunga yang menghasilkan banyak serbuk sari memang sangat cantik. Tapi, Anda lebih baik memilih tanaman bunga dan pohon yang tidak memiliki banyak serbuk sari dan membantu meminimalkan bersin.
1. Mawar
Mawar hanya memiliki sejumlah kecil sebuk sari yang juga sangat berat untuk berterbangan di udara. Karena itu, tanaman bunga ini sangat baik bagi penderita alergi serbuk sari.
2. Pohon buah-buahan
Baca Juga: Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu
Kebanyakan pohon buah diserbuki oleh serangga dan bukan melalui angin. Sehingga, menanam pohon buah ini juga cenderung tidak mengiritasi penderita alergi serbuk sari.
3. Camellia
Camellia memiliki organ reproduksi jantan dan betina pada bunga yang sama, yang berarti serbuk sari mereka tidak akan berterbangan yang lebih jauh untuk penyerbukan.
4. Geranium
Geranium adalah bunga dengan lima kelopak yang dengan berbagai warna, termasuk merah muda, putih, merah, ungu dan biru yang aman bagi penderita alergi.
5. Yarrow
Tumbuhnya tanaman ini terkadang digolongnya sebagai gulma. Tanaman ini juga telah lama digunakan dalam pengobatan herbal. Selain memiliki manfaat kesehatan, tanaman ini juga tidak menghasilkan serbuk sari yang berbahaya bagi penderita alergi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh