Suara.com - Tidak sedikit orang yang membunyikan leher agar tidak lagi terasa kaku setelah duduk lama di depan komputer atau televisi.
Beberapa pakar menyebut cara tersebut justru dapat melemahkan ligamen yang menyatukan sendi di antara tulang.
Namun, jika melakukannya secara lembut, cara tersebut dapat membantu meredakan rasa sakit dan ketegangan di leher.
"Membunyikan leher Anda sendiri dengan lembut dapat membantu meredakan rasa sakit dan ketegangan di leher Anda," kata chiropractor dari The Ohio State University Wexner Medical Center, John Grandominico.
Selain itu, membunyikan leher juga dapat membantu mengatasi sakit kepala, nyeri punggung, dan masalah sendi.
"Tetapi jika Anda salah melakukannya, Anda bisa mengalami otot tegang, saraf terjepit, atau meningkatkan peradangan," sambungnya, dilansir Insider.
Menurut Grandominico, cara membunyikan leher yang baik adalah dengan fokus pada gerakan kecil dan lambat seolah sedang melakukan peregangan lembut.
"Orang sering mencoba membunyikan leher mereka dengan terlalu banyak kekuatan," imbuhnya.
Grandominico pun menjelaskan cara terbaiknya:
1. Berdiri atau duduk dengan punggung lurus.
2. Letakkan satu tangan di punggung bawah dengan telapak tangan menghadap ke dalam. Letakkan tangan lainnya di atas kepala, telapak tangan menghadap bawah, dengan jari-jari menjangkau telinga.
3. Gunakan tangan di kepala untuk menarik telinga secara lembut ke arah bahu. Misalnya, jika Anda mulai dari sisi kanan, lengan kanan harus menarik telinga kiri dan telinga kanan akan menempel pada bahu kanan.
4. Tahan selama 30 detik.
5. Lalu, ganti pada sisi sebaliknya dan ulangi langkah sebanyak satu hingga empat kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?