Suara.com - Penyakit kulit terkadang jadi faktor besar yang dapat menurunkan kepercayaan diri. Terlebih ketika hal ini terjadi di area wajah, seperti panu misalnya. Maka rasanya wajib untuk Anda mengetahui benar cara menghilangkan panu di wajah, sehingga bisa kembali menawan dan segar.
Untuk mengatasi panu di wajah, Anda bisa menggunakan bahan alami dan obat dengan resep dokter. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.
Cara Menghilangkan Panu di Wajah
1. Obat Alami
Sebagai disclaimer awal, disampaikan bahwa bahan alami yang bisa digunakan ini sifatnya hanya referensi saja. Untuk memastikan kecocokan dan keamanannya, sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Kunyit, kandungan volatile yang ada di dalam kunyit bisa memberikan efek antiinflamasi. Masih ada lagi kandungan kurkumin yang bersifat antioksidan, sehingga mampu mengatasi efek radikal bebas yang menyebabkan panu. Tumbuk kunyit dan haluskan, kemudian tempelkan di bagian wajah yang terinfeksi panu atau jamur dan diamkan 15 menit. Bilas hingga bersih dengan air hangat.
Lidah buaya, memiliki kandungan yang bersifat antijamur dan antiinflamasi, lidah buaya bisa sangat efektif untuk membantu mencegah pertumbuhan jamur di bagian wajah. Ambil gel lidah buaya dan oleskan gel ke bagian kulit yang terinfeksi panu dan diamkan beberapa menit. Bilas dengan air, dan lakukan dua kali sehari.
Jeruk nipis, bisa juga menjadi salah satu referensi untuk menghilangkan panu di wajah. Caraya juga cukup mudah, Anda tinggal mencampurkan jeruk nipis dengan belerang, kemudian aduk hingga mejadi krim. Selanjutnya oleskan krim tersebut pada bagian berpanu dan diamkan sejenak hingga kering, lalu bilas dengan air hangat.
2. Obat Resep Dokter
Baca Juga: Bisa Bikin Penampilan Awet Muda, Coba Lakukan 3 Gerakan Senam Wajah Ini
Nah sebenarnya obat resep dokter ini bisa langsung meminta rekomendasi dokter setelah pemeriksaan dilakukan. Beberapa obat paling umum antara lain sebagai berikut.
Krim dan sampo antijamur, pertama adalah obat ini. Penggunaannnya cukup efektif untuk mengatasi infeksi yang disebabkan jamur Malassezia. Pastika sampo dan krim yang digunakan mengandung miconazole, selenium sulfida, atau clotrimazole. Pastikan mendapatkan obat ini setelah konsultasi dengan dokter ya!
Obat antijamur, selanjutnya tetu obat antijamur yang bisa jadi opsi terbaik untuk mengatasi jamur di wajah. Bisa berbentuk tablet, obat ini juga sangat direkomendasikan sudah sesuai dengan resep dokter mengingat efek sampingnya yang cukup terasa.
Itu tadi beberapa cara menghilangkan panu di wajah yang bisa dibagikan. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?