Suara.com - Ada lima cara alami yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah sendiri dapat menjadi indikator penting untuk memantau kesehatan tubuh seseorang.
Apabila seseorang mengalami tekanan darah tinggi, itu bisa menjadi tanda awal ada yang salah pada tubuh, yang bisa memicu penyakit kronik lain seperti sakit jantung dan stroke.
Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk pasien yang mengalami masalah tekanan darah tinggi. Namun alih-alih mengandalkan obat saja, masalah kesehatan tersebut nyatanya bisa dikontrol dengan gaya hidup sehat.
Salah satunya dengan menerapkan lima cara alami menurunkan darah tinggi berikut, seperti yang Suara.com rangkum dari Medical News ini.
1. Kurangi Asupan Garam
Makanan yang memerlukan proses panjang dan pengawetan bisa meningkatkan tekanan darah, terlebih pengawetan biasanya menggunakan garam dan sodium. Hal itu membuat banyak orang tidak sadar bahwa mereka telah mengonsumsi garam dua kali lebih banyak dari batasan harian.
2. Makan Sayur dan Buah Tinggi Kalium
Kalium berfungsi menurunkan kadar garam dalam tubuh. Kalium bisa didapat dari pisang, ubi jalar, sayuran hijau, jeruk, alpukat, melon dan kacang-kacangan.
3. Kurangi konsumsi kafein
Kafein terbukti dapat meningkatkan tekanan darah karena mengaktifkan sistem saraf bekerja lebih cepat. Itulah mengapa beberapa orang mengeluh jantung berdetak lebih cepat atau 'deg-degan' setelah mengonsumsi kopi.
Kafein juga membuat orang sulit tidur. Sedangkan tidur sangat dibutuhkan tubuh agar tekanan darah tetap sehat dan normal dan jantung bisa beristirahat serta lebih tenang.
4. Rutin Olahraga
Banyak orang enggan berolahraga, padahal cara ini ampun untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Lewat olaharaga, kalori akan lebih banyak terbakar lewat keringat sehingga sumbatan kolesterol di pembuluh darah yang menyebabkan tekanan darah tinggi bisa terkikis.
Baca Juga: Beli Obat Sakit Kepala yang Diduga Mengandung Psikotropika, Warga Ini Ngaku Ditahan
5. Kurangi Berat Badan
Alih-alih meresepkan obat, dokter biasanya akan merekomendasikan penurunan berat badan sebagai cara pertama menurunkan tekanan darah.
Lemak tubuh bisa meningkatkan tekanan darah tinggi, apalagi jika lemak sudah terkonsentrasi di jantung, yang membuat jantung bekerja ekstra memompa darah dan menyebabkan tekanan darah tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?