Suara.com - Terong belanda atau yang memiliki nama lain tamarillo ini memiliki bentuk lonjong hampir seperti telur. Di Indonesia, buah ini diberi nama terong belanda karena pertama kali diperkenalkan dan dibudidayakan oleh orang belanda pada zaman penjajahan. Adapun manfaat terong belanda akan diulas di sini.
Diketahui, kulit terong belanda ini luarnya terasa pahit, dagingnya banyak mengandung air dan beraroma segar. Mungkin masih ada beberapa orang yang belum tahu bahwa terong belanda ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Melansir dari sejumlah sumber, adapun manfaat terong belanda yakni sebagai betikut.
Manfaat Terong Belanda untuk Tubuh
1. Kaya akan vitamin
Terong belanda kaya akan vitamin seperti vitamin C, E dan A. Selain itu, terong belanda juga mengandung antioksidan dan sumber vitamin B kompleks seperti niasin, tiamin dan riboflavin. Nutrisi lain yang terkandung dalam terong belanda juga mencakup karbohidrat, protein, lemak, kalsium, kalium dan natrium.
Selain itu, terong belanda juga memiliki kandungan lainnya seperti mineral, fosfor, magnesium, mangan, tembaga, besi, dan seng. Terong belanda juga diperkaya dengan banyak nutrisi sehingga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
2. Meningkatkan kekebalan
Buah terong belanda kaya akan vitamin B kompleks yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh untuk mengubah makanan menjadi nutrisi yang penting bagi sel organ dan jaringan. Bagi Anda yang suka pingsan karena kelelahan, terong belanda juga dipercaya mampu mengatasi masalah ini karena kandungan vitamin B kompleks di dalamnya.
3. Menyehatkan kulit
Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Buah Sawo yang Kaya Serat untuk Kesehatan
Kandungan vitamin C, A dan E dalam buah terong belanda dapat membantu kulit menjadi sehat dan bercahaya. Selain itu, adanya kandungan phenol, anthocyanin dan flavonoid, dapat mencegah stres oksidatif dan polusi dalam tubuh, dan bermanfaat untuk mengatasi anti aging pada kulit.
4. Mengontrol diabetes
Asam klorogenat dalam terong belanda dapat membantu mengurangi kadar gula darah berlebih. Sedangkan kandungan antioksidan pada terong belanda, dapat mengurangi stres oksidatif pada hati dan pankreas.
5. Menjaga kesehatan jantung
Adanya potasium dalam kandungan terong belanda dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium yang tinggi di dalam jantung. Kemudian, kandungan magnesiumnya, membantu menjaga kesehatan jantung tubuh. Sementara itu, serat dalam buah terong belanda juga mampu menyeimbangkan dan menyerap kolesterol jahat dalam tubuh.
6. Menjaga kesehatan mata
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?