Suara.com - Aktris Bollywood Deepika Padukone dilarikan ke rumah sakit Kamineni, Hyderabad, pada Minggu (12/6/2022) malam akibat mengalami peningkatan detak jantung saat sedang syuting film 'Project K'.
Menurut sumber dari rumah sakit, sang aktris merasa lemah ketika tiba di rumah sakit dan diperiksa selama beberapa jam.
"Dia tidak dirawat, hanya diperiksa. Kondisinya bisa saja timbul karena kelelahan semata saat syuting," kata sumber yang tidak disebutkan identitasnya itu, dlilansir Times of India.
Peningkatan detak jantung menyebabkan pemompaan jantung tidak efisien. Pada akhirnya menciptakan kebutuhan lebih banyak oksigen.
Dalam dunia medis, peningkatan detak jantung disebut takikardia, istilah medis untuk detak jantung lebih dari 100 denyut per menit.
Berdasarkan Mayo Clinic, detak jantung yang meningkat tidak selalu perlu dikhawatirkan. Misalnya, yang meningkat selama berolahraga atau sebagai respons terhadap stres.
Kapan harus detak jantung meningkat harus diperiksakan ke dokter?
Cari bantuan segera bila mengalami sesak napas, lemah, pusing, kepala terasa ringan, pingsan atau hampir pingsan, dan nyeri dada atau ketidaknyamanan.
Jenis takikardia yang disebut fibrilasi ventrikel dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis.
Baca Juga: Waspada, 3 Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung
Sementara itu, Deepika sudah kembali ke syuting setelah diperiksa.
Disebutkan bahwa suaminya, Ranveer Singh dan orang taunya, Prakash dan Ujjala Padukone, sangat khawatir akan kesehatan Deepika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia