Suara.com - Banyak laki-laki menyukai olahraga lari. Namun, sebuah penelitian baru oleh Barts Heart Center mengklaim bahwa berlari lebih bermanfaat bagi wanita daripada laki-laki. Kok bisa?
Dalam laporan lebih lanjut menyatakan bahwa lari jarak jauh justru menyebabkan arteri atau pembuluh darah lebih kaku, membuat mereka lebih berisiko terkena serangan jantung dan stroke.
Studi ini menemukan bahwa pria yang secara teratur berpartisipasi dalam olahraga seperti marathon, triathlon ironman, dan bersepeda, memiliki usia jantung 10 tahun lebih tua dari usia sebenarnya, lapor Times of India.
Sebaliknya, olahraga ketahanan seperti marathon meningkatkan kesehatan wanita. Rata-rata berlari mengurangi usia pembuluh darah enam tahun pada wanita, artinya, jantung mereka jauh lebih muda.
Di sisi lain, studi ini juga menampik mitos bahwa lari tidak baik untuk wanita. Selama ini, mitos yang populer adalah lari dapat menyebabkan rahang kendor dan keriput.
Bagaimana cara berlari secara benar?
Para ahli mengatakan bahwa berlari sebenarnya tidak pernah salah, jika dilakukan secara benar.
Untuk berlari secara efektif dan kenakan pakaian yang tepat, sepatu lari yang layak. Wanita harus memakai bra olahraga.
Jangan langsung berlari dengan keras. Kondisikan tubuh terlebih dahulu dan seiring waktu semakin menambah intensitasnya.
Baca Juga: Dua Tahun Vakum, Indonesia International Marathon Kembali Digelar Tahun Ini
Kita harus tahu kapan harus memilih kecepatan dan kapan harus melambat. Saat berlari jangan langsung berhenti, tetapi perlambat kecepatan sedikit demi sedikit.
Berita Terkait
-
Bikin Merinding! Muncul Suara Misterius Lalu Seorang Perempuan Tiba-tiba Kesurupan dan Berlari ke Lokasi Banjir Bandang
-
Teriakan Tolong dari Eril saat Hanyut di Sungai Aaree Terdengar Keluarga yang Langsung Berlari Mencari
-
Gempa Bumi M 6,5 di Maluku, Masyarakat Sempat Panik Berlari Keluar Rumah Dan Perkantoran
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern