Suara.com - Setiap bagian tubuh bisa menggambarkan kondisi kesehatan Anda tanpa disadari, termasuk jari-jari tangan. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Human Biology menunjukkan bahwa panjang jari Anda bisa memperediksi panjangnya usia Anda.
Tujuan dari penelitian berjudul "Finger length ratio in longevity populations" adalah membandingkan prevalensi rasio panjang jari antara tiga populasi longevity (Abkhazia, Azerbaijan, dan Georgia) dan satu populasi non-longevity (Rusia), serta antara sampel umur panjang dan tidak panjang dalam satu kelompok etnis (Abkhazia).
Para peneliti membandingkan prevalensi rasio panjang jari dalam sampel umur panjang versus non-umur panjang. Mereka membandingkan rasio panjang jari berikut dengan populasi yang berbeda:
- Tipe 1 (jari telunjuk lebih panjang dari jari manis)
- Tipe 2 (jari telunjuk sama dengan jari manis)
- Tipe 3 (jari telunjuk lebih pendek dari jari manis)
Mereka menemukan usia harapan hidup orang dengan tipe 1 lebih rendah dan orang dengan tipe 3 lebih tinggi daripada sampel non-umur panjang Rusia.
Perbedaan ini cukup signifikan secara statistik pada pria maupun wanita. Perbedaan serupa antara sampel umur panjang dan non-umur panjang dipamerkan dalam sampel Abkhazia.
Pada pria dan wanita, prevalensi rasio jari tipe 1 dan tipe 3 yang lebih rendah secara signifikan ditunjukkan pada sampel yang tidak berumur panjang.
Temuan ini menunjukkan bahwa panjang jari rasio tipe 3 adalah indikator umur panjang yang lebih baik daripada panjang jari tipe 1.
"Pola rasio panjang jari pada populasi yang berumur panjang berbeda dari populasi yang tidak berumur panjang," ujar peneliti dikutip dari Express.
Dalam sampel umur panjang, prevalensi rasio tipe 1 lebih rendah dan prevalensi rasio tipe 3 lebih tinggi dibandingkan sampel non-umur panjang.
Baca Juga: Profil Rima Melati, Artis Senior Era 60-an yang Tutup Usia Akibat Ulkus Dekubitus
Penelitian sebelumnya menemukan bahwa panjang jari tipe 1 berkaitan dengan komorbiditas yang berpotensi memperpendek usia harapan hidup.
Sebaliknya, penelitian di tempat lain menemukan memiliki jari telunjuk lebih panjang dari jari manis dapat menawarkan manfaat perlindungan, seperti mengurangi risiko kanker prostat.
Di sisi lain, sebuah studi British Journal of Cancer menemukan pria yang jari telunjuknya lebih panjang dari jari manis mereka secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius