Suara.com - Kesehatan fisik yang baik dapat membuat seseorang terhindar dari ragam penyakit berbahaya. Untuk itu, semua orang diimbau untuk selalu menjaga dan mengantisipasi segala macam perubahan dalam diri sendiri.
Berbicara dalam acara Nestlé beberapa waktu lalu, Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia atau PB Pergemi - Profesor Siti Setiati, ada beberapa cara sederhana untuk memantau dan menjaga kesehatan fisik.
Berikut ini beberapa cara yang ia bagikan untuk memantau dan menjaga kesehatan fisik dari yang paling sederhana dan bisa dilakukan oleh masyarakat.
1. Jaga Berat Badan
Kata Profesor Siti, menjaga berat badan tetap ideal adalah cara paling mudah untuk memantau kesehatan fisik seseorang.
Berat badan berlebih sendiri dikaitkan dengan beragam masalah kesehatan seperti sindrom metabolik, diabetes hingga penyakit jantung.
2. Pantau Perubahan Berat Badan
Selain menjaga berat badan tetap ideal, penting juga untuk memantau perubahan berat badan.
"Coba lihat apakah ada penurunan berat badan dalam tiga bulan terakhir. Apakah ada penurunan nafsu makan, kalau ada, mulai berhati-hati," katanya.
Andai ada perubahan berat badan secara signifikan menjadi lebih kurus dari biasanya, padahal tidak melakukan program penurunan berat badan, itu artinya ia memiliki masalah gangguan nutrisi dan menjadi indikator penting kesehatan fisik.
3. Pantau Tekanan Darah
Hal lain yang bisa dilakukan masyarakat adalah selalu memantau tekanan darah. Bisa mulai dengan mengukur tensi darah sendiri di rumah, atau mengunjungi pusat kesehatan terdekat.
Baca Juga: Mantap Diet, Nassar Sukses Turunkan Berat Badan hingga 25 Kg: Biar Enak Dilihat
"Ini bisa mencegah masalah besar dengan rutin ukur tekakan darah. Apalagi banyak masyarakat tidak sadar fisiknya tidak sehat," pungkas Profesor Siti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal