Suara.com - Haid atau tamu bulanan kerap membuat banyak wanita enggan melakukan berbagai hal karena kondisi tubuh yang sedang tidak nyaman, seperti lemas, lelah, pusing, kram perut, hingga bad mood.
Nyatanya, ada berbagai hal yang menjadi pantangan saat haid. Sebab, ini bisa mengganggu kesehatan dan membuatmu merasa lebih buruk. Apa saja kira-kira pantangan haid? Berikut daftarnya.
1. Mengonsumsi Makanan Asin dan Olahan Susu
Bagi yang mengidam makanan asin di waktu haid, ada baiknya kamu tidak terlalu memenuhi keinginan itu. Sebab, jenis asupan seperti ini mempengaruhi retensi air dan membuat perut kembung serta kram yang cukup parah di area tersebut.
Sama halnya dengan makanan asin, mengonsumsi olahan susu saat haid bukanlah ide yang bagus. Perubahan hormon serta perut yang penuh dengan gas di waktu ini sudah cukup membuatmu tidak nyaman, apalagi harus diperparah oleh hasil pencernaan produk olahan susu.
2. Tidak Mengganti Pembalut Lebih dari 4 Jam
Aktivitas yang padat mungkin membuatmu lupa atau malas untuk mengganti pembalut. Namun, pada dua hingga tiga hari pertama, pastikan rutin mengganti pembalut setiap tiga sampai empat jam.
Tak hanya menghindari 'bocor', penggantian secara rutin ini juga akan membantumu terjauh dari aroma tidak sedap serta perkembangan bakteri yang dapat berujung infeksi.
3. Tidur Larut Malam atau Begadang
Baca Juga: 3 Amalan Idul Adha Bagi yang Haid, Mendatangkan Pahala yang Berlimpah
Tidur menjadi aktivitas penting yang dibutuhkan tubuh, terlebih saat kamu sedang haid. Waktunya yang sedikit akan meningkatkan hormon kortisol yang berdampak pada gangguan keseimbangan dan memperburuk kondisi tubuh. Maka, pastikan tidak tidur larut malam bahkan begadang.
4. Terlalu Sering Minum Kopi
Apabila kamu termasuk pencandu kopi, cobalah untuk menguranginya saat sedang menstruasi. Pastikan melakukannya dalam waktu beberapa hari dan jangan terlalu bergantung pada kenikmatan yang diperoleh dari olahan biji kopi tersebut.
Pasalnya, kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi dapat mempersempit pembuluh darah serta memperburuk rasa tidak nyaman dari menstruasi itu sendiri, seperti kram perut serta kembung.
5. Berhubungan Intim
Meski tidak dilarang, namun berhubungan intim saat sedang menstruasi juga tidak dianjurkan, mengingat hal tersebut mampu meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual seperti HIV.
Berita Terkait
-
3 Amalan Idul Adha Bagi yang Haid, Mendatangkan Pahala yang Berlimpah
-
Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya
-
Selain dari Test Pack, Berikut Tanda Kehamilan Awal yang Dipicu oleh Peningkatan Hormon
-
Bagaimana Jika Jemaah Berhalangan Umrah Wajib karena Haid atau Sakit? Ini Solusinya
-
Perut Sakit saat Haid? Ini 5 Penyebabnya
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026