- Pemain Deportivo Alaves, Facundo Garces, tercatat berpaspor Argentina dalam daftar skuad La Liga terbaru.
- FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain satu tahun kepada Garces akibat kasus dokumen naturalisasi Malaysia.
- Johor Darul Ta'zim tetap mendaftarkan empat pemain bermasalah dokumen sebagai pemain domestik musim mendatang.
Suara.com - Bek Deportivo Alaves, Facundo Garces, kembali menjadi sorotan setelah namanya tercatat dengan kewarganegaraan Argentina dalam daftar terbaru pemain yang diserahkan klub kepada operator La Liga.
Perubahan tersebut memunculkan spekulasi bahwa Garcés telah meninggalkan atau tidak lagi menggunakan status kewarganegaraan Malaysia.
Isu itu mencuat setelah pemain berusia 29 tahun tersebut sebelumnya menjadi bagian dari kontroversi naturalisasi Timnas Malaysia.
Dalam daftar terbaru Deportivo Alaves, Garcés tercatat sebagai pemain berkewarganegaraan Argentina, bukan Malaysia.
Perubahan data tersebut kemudian memicu pertanyaan mengenai status kewarganegaraannya setelah kasus dokumen naturalisasi Malaysia mencuat.
Facundo Garcés merupakan salah satu pemain yang disebut terlibat dalam kasus penggunaan dokumen bermasalah untuk proses naturalisasi dan membela Timnas Malaysia.
Kasus tersebut berujung pada hukuman FIFA.
Garces bersama enam pemain lainnya dijatuhi larangan bermain selama satu tahun, dengan masa hukuman yang dijadwalkan berakhir pada September mendatang.
Garcés menjadi salah satu nama paling terkenal dalam kasus tersebut karena berkarier di kompetisi Spanyol bersama Deportivo Alaves.
Baca Juga: Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu
Berbeda dengan sejumlah pemain naturalisasi lainnya yang sempat kesulitan mendapatkan klub setelah sanksi FIFA, Garces tetap mendapat dukungan dari Alaves.
Menariknya, Johor Darul Ta'zim telah mendaftarkan empat pemain yang menggunakan dokumen bermasalah dalam proses naturalisasi Malaysia untuk kompetisi musim 2026/2027.
Keempat pemain tersebut didaftarkan sebagai pemain lokal atau domestic player.
Johor Darul Ta'zim beralasan mereka tetap berstatus sebagai warga negara Malaysia secara administratif meski tidak lagi memenuhi syarat untuk memperkuat tim nasional.
Berita Terkait
-
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu
-
Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo
-
WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut
-
WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Aksi Haru .Feast di Panggung RI Fest 2026, Ajak Penonton Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT
-
Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10
-
Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN