Permasalahan pada kulit dan luka pada kaki juga umum terjadi pada penderita komplikasi diabetes. Hal ini merupakan imbas kerusakan pembuluh darah dan saraf dan terbatasnya aliran darah ke kaki. Karenanya, cedera kulit yang tampaknya ringan harus segera ditangani untuk menghindari infeksi serius. Karena sirkulasi darah yang buruk, cedera kaki diabetik mungkin tidak sembuh. Terkadang, cedera kaki ringan dapat menyebabkan infeksi serius, bisul, dan bahkan gangren, memerlukan operasi amputasi jari kaki, kaki, dan bagian lain yang terinfeksi.
5. Penyakit kardiovaskular
Kerusakan pada pembuluh darah karena kadar gula darah yang tinggi tentunya akan menyebabkan gangguan sirkulasi darah di seluruh tubuh, termasuk jantung. Komplikasi yang menyerang jantung dan pembuluh darah termasuk penyakit jantung, stroke, serangan jantung hingga penyempitan arteri.
Selain kelima komplikasi di atas, kondisi lainnya bisa berupa gangguan pendengaran, melemahnya imunitas tubuh, Alzheimer maupun masalah gigi dan mulut.
Demikian ulasan mengenai komplikasi diabetes melitus yang penting untuk diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat