Suara.com - Kolesterol yang jahat di dalam tubuh dapat menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit. Kolesterol adalah lemak yang berasal dari tubuh dan dari makanan hewani. Sedangkan penurutn kolesterol biasanya datang dari makanan nabati. Simak apa saja sayuran penurun kolesterol.
Di momen Idul Adha, konsumsi daging kambing akan meningkat. Tak jarang pola konsumsi ini menyebabkan naiknya kolesterol.
Sebenarnya, kolesterol yang cukup memang dibutuhkan dalam tubuh untuk membentuk vitamin D, produksi hormon, dan lain sebagainya. Namun ketika kolesterol terlalu tinggi kadarnya, maka akan menyebabkan penyakit seperti diabetes, Lupus, Ginjal, Hipotiroidisme, dan lain sebagainya. Berikut ini sayuran-sayuran penurun kolesterol.
1. Kubis
Kubis mengandung vitamin C, A B, iodium, sodium, dan sulfur. Kandungan tersebut membuat kubis bermanfaat menurunkan kolesterol dalam tubuh. Jika ingin merasakan manfaatnya, minum jus kubis 200ml setiap harinya.
2. Brokoli
Brokoli merupakan sayuran yang mengandung banyak vitamin seperti vitamin A, E, dan C. Brokoli juga mengandung asam folat, serat, dan kalium. Kandungan tersebut membuat kolesterol dalam tubuh menurun kadarnya jika brokoli dikonsumsi secara rutin.
3. Wortel
Wortel merupakan sayuran yang terkenal kaya dengan Vitamin A. Ternyata wortel tidak hanya memiliki vitamin A tetapi juga vitamin B, C, dan flavonoid yang dapat menurunkan kolesterol. Wortel ini efektif mengurangi kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan mata.
Baca Juga: 6 Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing dengan Bahan di Rumah
4. Bayam Merah
Bayam merah dikenal akan banyak manfaatnya. Bayam merah mengandung vitamin E, A, C, B, asam folat, kalsium, kalium, sodium, magnesim, dan iodin.
Kandungan tersebut bermanfaat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Namun, sebaiknya jika Anda memiliki penyakit asam urat, jangan mengonsumsinya karena bayam merah mengandung kadar purin yang tinggi.
5. Tomat
Tomat merupakan sayuran yang kaya akan vitamin C. Tomat yang kaya akan antioksidan ini diercaya juga mengurangi penuaan. Peran tomat dalam menyeimbangkan kadar kolesterol dan tekanan darah sangat besar.
6. Okra
Tag
Berita Terkait
-
6 Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing dengan Bahan di Rumah
-
Cek Kaki Kamu Sekarang, Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Penyakit Mematikan
-
Ingin Bikin Daging Kambing Lebih Lezat, Ini 5 Bahan yang Mesti Kamu Campurkan
-
Cara Membedakan Daging Sapi dan Kambing, Yuk Dicoba
-
Cara Memilih Bagian Daging agar Kolesterol Tidak Naik Signifikan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem