Suara.com - Pernahkah Anda mencoba kale? salah satu sayuran hijau yang berasal dari keluarga kubis seperti kembang kol dan brokoli. Sayur kale berwarna hijau tua dan memiliki bentuk yang tidak rata atau keriting. Tentunya manfaat sayur kale bagi kesehatan tak kalah dengan sayuran berdaun hijau lainnya.
Dikutip dari Healthline, daun hijau ini disebut-sebut sebagai "Raja Sayuran" dan memiliki nama latin Brassica oleracea acephala. Kale dikenal memiliki berbagai macam kandungan yang bermanfaat di dalamnya, terutama digunakan sebagai obat. Berikut ini daftar manfaat sayur kale yang penting untuk kesehatan.
1. Melindungi dari kanker
Sayur kale kaya akan kandungan zat pelindung kanker seperti sulforaphane dan indole-3-carbinol. Dikutip dari Medical News Today, sayur kale juga mengandung serat yang tinggi yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kanker kolorektal.
2. Baik untuk tulang
Sayur kale mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk membentuk tulang yang sehat. Secangkir kale yang dimasak telah menyediakan hampir lima kali kebutuhan harian orang dewasa yakni 15-18 persen kalsium dan 7 persen kebutuhan fosfor harian.
3. Melindungi dari penyakit jantung
Sejumlah nutrisi yang terkandung dalam kale dapat mendukung kesehatan jantung seperti potasium yang dapat menjaga tekanan darah tetap stabil dan terhindar dari penyakit kardiovaskular.
4. Penting untuk kesehatan kulit dan rambut
Baca Juga: Ahli Diet: Daripada Minum Suplemen Vitamin C, Lebih Baik Makan Buah dan Sayur
Kale menjadi sumber utama beta-karoten dan vitamin A yang baik untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh seperti kulit dan rambut. Selain itu ada vitamin C yang penting untuk memelihara kolagen dan protein untuk menyediakan struktur pada kulit rambut.
5. Kesehatan mata
Kale mengandung beta-karoten, seng, vitamin C dan vitamin E yang berperan penting untuk kesehatan mata. Adapun terdapat dua fitonutrien, lutein dan zeaxanthin yang dapat mendukung kesehatan mata dan penglihatan.
6. Penting untuk kekebalan tubuh
Kale mengandung empat kali kandungan vitamin C, dua kali kandungan selenium, vitamin E dan beta-karoten yang penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.
7. Membantu menurunkan berat badan
Jika Anda berencana untuk diet, mulai sekarang konsumsi sayur kale sebagai makanan utama. Kale merupakan makanan rendah kalori, mengandung kadar air yang tinggi dan kepadatan energi yang rendah. Dikutip dari Healthline, kepadatan energi rendah ini dapat membantu penurunan berat badan.
Demikian ulasan singkat seputar 7 manfaat sayur kale yang baik untuk kesehatan.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya