Suara.com - Orang yang memiliki rambut panjang pasti terbiasa dengan gaya kuncir rambut buntut kuda atau ponytail. Padahal jika dilakukan terlalu sering, hal itu bisa berbahaya lho!
Gaya kuncir rambut buntut kuda sendiri merupakan satu dari sedikit gaya kuncir rambut paling sederhana yang sangat populer di kalangan pemilik rambut panjang.
Tapi satu hal yang banyak tidak orang ketahui adalah, gaya kuncir tersebut ternyata tidak baik untuk kesehatan. Ditulis Metro, reaksi paling umum yang terjadi saat seseorang mengikat rambut dengan gaya tersebut adalah sakit kepala atau migrain.
Hal tersebut terjadi karena kulit kepala dan sekitar wajah akan tertarik dan membuat ujung saraf mengalami rasa sakit di kepala.
Gaya kuncir rambut itu juga menyebabkan rasa sakit pada bagian punggung dan leher. Bahkan semakin tebal rambut, maka akan semakin kuat tekanan yang dirasakan.
Pada beberapa kasus ekstrim, gaya kuncir tersebut dapat menyebabkan alopecia atau kerontokan, serta menyebabkan akar folikel rambut melonggar.
Dalam beberapa kasus, penerapan kuncir rambut tersebut dapat menyebabkan kebotakan di bagian atas kepala.
Tentu saja, ancamam tersebut dapat diperbaiki dengan berhenti memberikan tekanan di kepala dan jangan menguncir rambut terlalu ketat.
Pastikan sesekali rambut tergerai dan oleskan nutrisi agar rambut tetap sehat ya!
Baca Juga: Jangan Meremehkan Kentut. Berikut 7 Manfaat Kentut Yang Tidak Kalian Ketahui
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang