Suara.com - Banyak orang biasanya mengabaikan rasa gatal pada tubuh, karena ini mungkin disebabkan oleh kulit kering, gigitan nyamuk atau lainnya.
Tapi, gatal pada bagian tubuh tertentu bisa menjadi pertanda penyakit serius. Apalagi, Anda merasa gatal pada bagian telapak kaki.
Gatal salah satu gejala penyakit hati kronis, meskipun tidak semua orang dengan penyakit hati mengembangkan kondisi ini.
Sebelum penyakit berkembang, kaki Anda bisa memberikan petunjuk bahwa organ tersebut tidak berfungsi dengan baik.
Bahkan, Anda bisa mengalami gatal-gatal pada telapak kaki sejak dini sebelum Anda sadar sedang menderita penyakit hati.
Telapak kaki gatal ini bukan menggambarkan tingkat keparahan penyakit hati, perkembangan atau prognosis.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di US National Library of Medicine National Institutes of Health telah menyelidiki tentang penyakit hati kronis.
Penelitian menemukan bahwa pruritus atau gatal-gatal merupakan salah satu gejala yang ditemui pada penderita penyakit hati kronis.
Meskipun pruritus (istilah medis pada rasa gatal yang menimbulkan keinginan untuk menggaruk) mungkin tidak secara langsung terkait dengan prognosis penyakit hati, tinjauan sistematis baru-baru ini menunjukkan bahwa pruritus berdampak pada kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan pasien dengan penyakit hati kolestatik.
Baca Juga: Sebastien Haller Idap Tumor Testis, Kenali Penyebab dan Gejalanya!
"Pruritus mungkin merupakan indikasi untuk transplantasi hati bahkan tanpa adanya gagal hati," kata peneliti dikutip dari Mirror UK.
Setelah Anda mengembangkan penyakit hati, Anda mungkin akan merasakan gejalanya pada area kaki, mulai dari ringan hingga parah.
Gatal-gatal yang berhubungan dengan penyakit hati cenderung lebih buruk pada sore dan malam hari.
Beberapa orang mungkin merasa gatal di satu area, eperti anggota badan, telapak kaki atau telapak tangan mereka. Beberapa lainnya mungkin juga mengalami gatal di seluruh badan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan