Suara.com - Likopen adalah senyawa alami yang banyak ditemukan pada buah-buahan dan sayur yang bersifat antioksidan. Likopen juga merupakan bahan kimia yang disebut karotenoid dan menjadi pigmen alami dalam memberikan warna merah pada sayur dan buah.
Likopen banyak terdapat pada buah dan sayuran yang memberikan warna merah, kuning, atau jingga seperti tomat, wortel, jambu biji, semangka, pepaya dan lain sebagainya.
Likopen dikenal dengan berbagai macam manfaat kesehatan dan dapat menyembuhkan penyakit tertentu. Manfaat utama pada likopen adalah antioksidan yang mampu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Dilansir dari WebMD, radikal bebas ini terbentuk secara alami yang menyebabkan kerusakan sel dalam seperti kanker, diabetes hingga penyakit jantung. Berikut beberapa macam manfaat yang ada pada likopen.
1. Baik untuk kesehatan jantung
Berdasarkan sebuah studi, likopen mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Keseimbangan kolesterol ini penting untuk mengembangkan timbunan lemak pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung.
Selain itu, likopen juga dapat membantu menjaga tekanan darah lebih baik dan mengurangi risiko penyakit jantung.
2. Dapat meredakan sakit
Dikutip dari WebMD, likopen telah terbukti dapat mengurangi rasa sakit yang setingkat dengan ibuprofen. Penelitian mengungkapkan bahwa likopen dapat membantu mengurangi nyeri neuropatik, sejenis rasa sakit yang disebabkan oleh kerusakan saraf dan jaringan
Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Kacang Polong untuk Kesehatan
3. Melindungi otak dari Alzheimer
Sifat antioksidan pada kandungan likopen yang terdapat pada buah dan sayuran ini dapat membantu mencegah kejang dan kehilangan memori yang dialami pada penyakit yang berkaitan dengan usia, seperti Alzheimer.
4. Baik untuk kesehatan tulang
Sifat antioksidan juga dapat memperlambat sel pada tulang mati dan dapat menjaga tulang dalam keadaan sehat.
5. Bermanfaat untuk kesehatan kulit
Mengonsumsi likopen dapat mencegah kanker kulit. Penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi tomat terbukti memberikan perlindungan kulit yang mirip dengan perlindungan SPF 1.3. Selain itu, likopen juga terdapat prokolagen kulit yang diyakini dapat mengembalikan kondisi kulit yang rusak dan disebabkan oleh penuaan.
Demikian informasi seputar sayur dan buah yang mengandung likopen serta manfaat yang terkandung di dalamnya.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia