Suara.com - Menjaga sistem imun tubuh tetap prima makin penting dilakukan di tengah kondisi pandemi Covid-19. Walaupun sudah disuntik vaksin hingga tiga dosis, namun perlindungan itu bersifat pasif.
"Penting di zaman sekarang untuk meningkatkan sistem imun. Memang vaksin sudah banyak, tapi itu baru secara pasif dari luar. Kita punya sistem imun aktif yang alami dalam tubuh, itu yang bisa ditingkatkan dengan nutrisi dari suplemen," kata CEO sekaligus formulator produk Eskayvie Dr. Syid Ayob Syid dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31/7/2022).
Produsen suplemen asal Malaysia Eskayvie tersebut secara resmi meluncurkan dua produknya di Indonesia. Yakni, Phytax dan Nutrelle. Dokter Syid menegaskan bahwa kedua suplemen tersebut telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.
Ia menjelaskan, suplemen Phytax bermanfaat untuk pemulihan tubuh. Di dalamnya mengandung antioksidan yang berguna sebagai anti peradangan kronis. Juga berkhasiat untuk mengatasi stres oksidatif.
"Jika itu dibiarkan bisa menyebabkan penyakit tiga serangkai seperti diabetes, darah tinggi, dan kolesterol," ujarnya.
Sementara produk Nutrelle merupakan suplemen detoks untuk menguruskan berat badan tapi juga bisa menambah energi tubuh.
Dokter Syid mengingatkan, gaya hidup sehat dan aktif dengan konsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga tetap penting dilakukan meskipun sudah mengonsumsi suplemen.
"Saya sangat percaya untuk menjadi sehat bukan hanya mengambil obat, suplemen, tapi harus semua. Lifestyle harus bagus. Suplemen ini untuk mencegah, jadi bukan obat," tegasnya.
Selain mengedarkan produknya, Eskayvie juga luncurkan Eskayvie Nexus yang menjadi sistem bisnis berbasis digital, di mana pengusaha di Indonesia bisa berbisnis dan mendapatkan pendapatan dari menjual produk Eskayvie.
Baca Juga: Hits Kesehatan: Gejala Kekurangan B12, Manfaat Rutin Minum Teh Hijau
Menurut Managing Director Eskayvie, Puan Kartika, Eskayvie Nexus telah berhasil dalam melahirkan para pengusaha di Malaysia. Hal serupa yang ingin dilakukan juga di Indonesia.
"Untuk terlibat bisa lihat di website Eskayvie kami," ujarnya.
Puan menambahkan bahwa Indonesia menjadi negara keempat di Asia Tenggara yang diluncurkan Eskayvie Nexus. Selain Malaysia, dua negara lainnya yaitu Singapura dan Brunei Darussalam.
"Di Brunei dan Singapura bisa melahirkan usahawan untuk oerbaiki kehidupan lebih baik untuk mereka. Eskayvie Nexus ini kami datangkan ke Indonesia dan sasar pada tahun ini result di bulan Desember bisa lahirkan 10 ribu usahawan dengan Rp 96 miliar omset pada tahun ini," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
4 Bedak yang Diperkaya Vitamin C, Bikin Makeup Lebih Halus dan Wajah Cerah
-
6 Lipstik yang Mengandung Vitamin E, Bibir Cantik dan Sehat Jangka Panjang
-
Sering Catokan? Ini 5 Vitamin Rambut Biar Nggak Kering dan Tetap Sehat!
-
3 Serum Kakadu Plum dengan Kandungan Vitamin C Tinggi untuk Kulit Lebih Cerah
-
4 Serum Lokal Vitamin C untuk Cegah Kulit Kusam dan Lelah Akibat Polusi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!