Suara.com - Anda pasti sudah paham manfaat kesehatan dari makan alpukat setiap hari. Tapi, tak banyak yang tahu manfaat makan alpukat untuk kesehatan usus.
Usus memiliki sejumlah bakteri terbesar dalam tubuh, Ada sebanyak 1.000 bakteri berbeda yang tinggal di dalam usus.
Tapi, tak semua bakteri dalam usus itu buruk. Bakteri baik dalam usus bisa mencegah perkembangan mikroba dan infeksi penyakit.
Umumnya, orang memiliki bakteri baik 4 kali lebih banyak daripada bakteri jahat. Para ilmuwan pun menemukan cara untuk meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.
Sedangkan dilansir dari Bright Side, penelitian baru menemukan bahwa makan buah alpukat setiap hari memiliki efek positif pada saluran pencernaan.
Hal ini tidak hanya membantu meningkatkan jumlah bakteri baik dan flora usus, tetapi juga mengurangi asam empedu dan meningkatkan asam lemak dan asetat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa makan alpukat setiap hari meningkatkan keragaman flora usus.
Pada gilirannya, makan alpukat membantu meningkatkan kekebalan dan membantu Anda menghindari banyak penyakit, seperti kanker, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Bahkan, ini juga membantu menghindari ketidakseimbangan dan iritasi usus.
Anda tidak perlu makan alpukat utuh setiap hari. Wanita bisa mengonsumsi 140 gram alpukat dan pria bisa makan alpukat lebih banyak, sekitar 175 gram.
Baca Juga: Beberapa Posisi Seks yang Paling Banyak Membakar Kalori
Tapi, Anda harus ingat bahwa makan alpukat ssaja tidak cukup untuk memberikan manfaat kesehatan luar biasa. Jadi, diet sehat dan seimbang juga sama pentingnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala