Suara.com - Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang paling banyak disukai orang. Anda bisa berolahraga sambil berkeliling melihat pemandangan dan menghirup udara sejuk.
Namun, ada pula orang yang memilih olahraga bersepeda di dalam ruangan dengan sepeda stasioner.
Hal ini mungkin membuat banyak orang bingung soal mana yang lebih baik. Bersepeda di luar atau dalam ruangan?
Faktanya, bersepeda di luar maupun dalam ruangan bisa memberikan manfaat yang sama. Bersepeda sendiri adalah olahraga yang sangat direkomendasikan bagi orang dengan stroke kronis dan menjaga detak jantung.
Jumlah kalori yang Anda bakar dari bersepeda tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis sepeda yang dipilih.
Kalori yang terbakar ini lebih tergantung dengan kecepatan dan intensitas Anda mengayuh sepeda dan berapa lama Anda istirahat serta olahraga.
Namun dilansir dari Times of India, bersepeda di luar ruangan terbukti membakar lebih banyak kalori daripada bersepeda di dalam ruangan.
Pada orang dengan berat badan sekitar 56-57 kg, bersepeda dalam ruangan dapat membakar kalori sekitar 210 hingga 315 kalori dalam 30 menit, tergantung seberapa rendah atau tinggi intensitasnya.
Mereka juga bisa membakar kalori sekitar 240 hingga 495 kalori dalam 30 menit berdasarkan kecepatannya.
Baca Juga: Heboh Dokter RSUD Jombang Potong Kepala Bayi, Ini Risikonya Distosia Bahu
Jika seseorang memiliki berat badan 83-84 kg, mengendarai sepeda statis selama 30 menit akan membantu membakar 311 hingga 466 kalori, tergantung pada kecepatan.
Sedangkan, bersepeda di luar ruangan bisa membantu membakar sekitar 355 hingga 733 kalori dalam 30 menit tergantung intensitasnya.
Bersepeda di luar sangat menyenangkan karena Anda bisa melihat pemandangan sekaligus. Walau begitu, bersepeda di dalam ruangan menggunakan sepeda stasioner akan membantu Anda meningkatkan intensitasnya.
Bahkan, Anda juga tidak perlu khawatir ban akan kempes atau bocor ketika bersepeda di dalam ruangan.
Bila Anda masih bingung hendak membeli sepeda untuk di luar ruangan atau sepeda stasioner, Anda perlu mempertimbangkan apakah sepeda pilihan Anda bisa membantu menurunkan berat badan atau tidak.
Sebuah penelitian tahun 2018 menemukan bahwa bersepeda dalam ruangan yang dikombinasikan dengan latihan kekuatan membantu mengurangi kadar kolesterol, meningkatkan daya tahan, dan kekuatan pada wanita muda.
Studi lain yang melibatkan 40 peserta wanita menemukan bahwa setelah 12 minggu bersepeda di dalam ruangan, terjadi penurunan kadar kolesterol, massa tubuh, persentase lemak, dan indeks massa tubuh secara keseluruhan.
Temuan ini menunjukkan bahwa bersepeda dalam ruangan akan membantu Anda menurunkan berat badan dan menjadi lebih bugar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental